News & Info
Home Ā» Blog Ā» Tembakan & Penangkapan Di Kaimana

Tembakan & Penangkapan Di Kaimana

Kemarin malam (16/10) hingga pukul 4 pagi, pihak kepolisian RI Resort Kaimana melepaskan sejumlah tembakan di depan rumah Ketua Parlemen Rakyat Daerah(PRD) Kaimana, Muhamad Kurita.

Penembakan itu disertai penangakapan, penyitaan dan pengrusakan fasilitas milik keluarga.

Pernyataan ini disampaikan Wim Medlama, Juru Bicara Komite Nasional Papua Barat (KNPB), kepada awak media dalam jumpa persnya di Waena, Kota Jayapura, Papua, Kamis (17/10). ā€œKemari malam itu terjadi penembakan di depan rumah ketua Parlemen di Kaimana,ā€ tuturnya.

Menurut Wim, sepuluh peluru ditembak dalam waktu yang berbeda. ā€œPenembakan pertama pukul 9.30 malam sebanyak 6 kali. Tembakan kedua jam 2 malam sebanyak 2 kali, dan ketiga jam 4 subuh sebanyak 2 kali,ā€ tuturnya.

Dalam aksi ini, pada penembakan pertama, pihak kepolisian menangkap tiga warga dari rumah ketua Parlemen. ā€œMereka yang ditodong dan ditangkap, yakni Barias Wesfete, Demianus Baunu dan Isai Irini,ā€ kata Wim menjelaskanĀ  penangkapan terjadi pada pukul 21:30. Lanjut Wim, tiga orang ini sudah dipulangkan tadi pagi.

Saat penangkapan itu, pihak kepolisian menyita sejumlah barang. ā€œBarang-barang yang disita, parang 3 buah, kampak 1 buah, buku tamu 1 buah dan merusak pintu pagar rumah ketua parlemen dan 2 pintu rumah bapa Rajap Kuritaā€.

Alasan penangkapan, menurut pihak kepolisian, sebagaimana disampaikan oleh Wim Medlama, adalah mencari seorang yang tersandung kasus pembunuhan sebelumnya yang bernama Julianus. Pihak kepolisian melakukan aksi ini mengunakan dua mobil Avansa dan dua mobil patroli polisi.

KNPB menilai pihak kepolisian hanya mencari alasan untuk memberi tekanan psikologis pada orang Papua dengan cara-cara yang tidak masuk akal. ā€œKami merasa tidak peduli dengan usaha mereka tekan kami. Kami hanya tahu satu kata LAWANā€.

Hingga berita ini disiarkan, belum ada korfimasi dari pihak kepolisian.

(Sumber : Tabloidjubi)

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.