PELNI Nabire Sukses Layani Angkutan Lebaran 2026, Penumpang Lampaui Target Nasional
Nabire, 16 April 2026 – PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) Cabang Nabire mencatat keberhasilan dalam melayani Angkutan Lebaran 2026 dengan capaian melampaui target nasional. Selama periode angkutan Lebaran, tidak terjadi insiden besar di wilayah Pelabuhan Nabire dan jumlah penumpang mengalami peningkatan signifikan.
Kepala Cabang PELNI Nabire, Robby Munardi, menyampaikan bahwa posko Angkutan Lebaran 2026 secara resmi telah ditutup pada 6 April 2026, setelah berlangsung sejak 6 Maret 2026.
Menurut Robby, secara nasional jumlah penumpang mencapai 102 persen dari target, atau meningkat sekitar 2 persen dibandingkan proyeksi awal yang telah ditetapkan pemerintah dan manajemen perusahaan.
“Alhamdulillah, selama pelaksanaan angkutan Lebaran dari 6 Maret hingga 6 April 2026 tidak terjadi musibah maupun insiden besar, khususnya di Pelabuhan Nabire,” ujar Robby kepada awak media di sela-sela kegiatan Media Gathering Pelni Nabire, Kamis (16/04).
Puncak Arus Mudik dan Balik
PELNI mencatat puncak arus mudik secara nasional terjadi pada 18 Maret 2026 dengan jumlah penumpang mencapai sekitar 31.460 orang.
Sementara itu, puncak arus balik mengalami sedikit perubahan dari prediksi awal. Jika sebelumnya diperkirakan terjadi pada 2 April 2026, data realisasi menunjukkan puncak arus balik berlangsung lebih awal, yakni 30 Maret 2026 dengan jumlah penumpang sekitar 28.296 orang.
Di wilayah Nabire sendiri, arus mudik tertinggi tercatat pada 14 Maret 2026 dengan sekitar 1.208 penumpang, sedangkan arus balik tertinggi terjadi pada 30 Maret 2026 dengan jumlah 869 penumpang.
Ketepatan Waktu Kapal Meningkat
Selain peningkatan jumlah penumpang, PELNI juga mencatat capaian kinerja operasional yang positif. Tingkat ketepatan waktu kapal (on-time performance) mencapai sekitar 97 persen, meskipun sebagian armada kapal telah berusia cukup lama.
Capaian tersebut mendapatkan apresiasi dari Kementerian Perhubungan karena dinilai mampu menjaga pelayanan transportasi laut tetap optimal selama periode Lebaran.
Program Diskon Tiket Diserap Tinggi
Program diskon tiket dari Kementerian Perhubungan juga mendapat respons positif dari masyarakat. Secara nasional, penyerapan kuota diskon mencapai 150 persen dari target awal.
Total penumpang yang memanfaatkan program diskon mencapai sekitar 467.000 orang, meningkat dari proyeksi awal sebanyak 445.000 penumpang.
Di Nabire sendiri, sekitar 90 persen penumpang memanfaatkan diskon tiket sebesar 30 persen selama periode program yang berlangsung dari 11 Maret hingga 5 April 2026.
Penambahan Armada dan Lonjakan Penumpang
Selama periode Lebaran, PELNI juga melakukan rerouting kapal untuk menambah kapasitas layanan di Pelabuhan Nabire. Beberapa kapal tambahan dioperasikan untuk mendukung kelancaran arus penumpang.
Jumlah penumpang di Pelabuhan Nabire selama Maret 2026 tercatat sekitar 6.743 orang, meningkat sekitar 105 persen dibandingkan target awal sebanyak 6.300 penumpang.
Dorong Penggunaan Aplikasi PELNI Mobile
PELNI juga terus mendorong masyarakat untuk memanfaatkan layanan digital melalui aplikasi PELNI Mobile untuk pembelian tiket dan pengecekan jadwal kapal.
Langkah ini diharapkan dapat mengurangi antrean di loket serta meningkatkan kemudahan akses layanan bagi masyarakat, khususnya di wilayah Papua.
Komitmen Keselamatan dan Pelayanan
Ke depan, PELNI menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan pelayanan dengan mengutamakan keselamatan pelayaran serta kenyamanan penumpang.
Perusahaan juga membuka ruang komunikasi dengan media dan masyarakat untuk memastikan transparansi serta meningkatkan kualitas layanan.
“Kami berkomitmen menjaga prinsip safety first, zero accident, dan terus melakukan evaluasi demi pelayanan yang lebih baik,” tutup Robby.
[Nabire.Net/Sitti Hawa]


Leave a Reply