INFO NABIRE
Home » Blog » Tatap Muka Pangdam Cenderawasih Dengan Menteri PPPAKB & Kepala BPPPAKB Nabire

Tatap Muka Pangdam Cenderawasih Dengan Menteri PPPAKB & Kepala BPPPAKB Nabire

Dalam kunjungannya ke Nabire, Pangdam Cenderawasih XVII, Mayjen TNI Frans Siahaan, mengadakan tatap muka dengan Menteri Pemberdayaan Perempuan & Perlindungan Anak, Yohana Yembise, dan Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan & Perlindungan Anak KB kabupaten Nabire, Ny Yuvinia Douw, rabu (28/01).

Dalam pertemuan ketiga tokoh ini, dibicarakan mengenai laju penularan penyakit HIV/AIDS serta miras sebagai pemicu utama penyebaran penyakit tersebut.

“HIV cepat tumbuh di Papua karena dua faktor utama, yaitu pengaruh minuman keras dan perilaku seks bebas,” tutur Pangdam.

Hal ini diamini oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan, Yohana Yembise. Dikatakan Yohana, dirinya belum menemukan solusi tepat untuk mengatasi konsumsi miras di kalangan orang asli Papua.

Keprihatinan terhadap tingginya kasus HIV di Papua juga diutarakan oleh Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana Kabupaten Nabire, Yuvinia Douw. Bahkan penularan HIV di Papua tidak lagi menyasar kepada kelompok beresiko, seperti pekerja seks komersial dan laki-laki pembeli seks. Penularan sudah sampai pada pihak ketiga, yakni ibu rumah tangga dan bayinya.

“Di Nabire hampir setiap bulan ada sekitar 6 ibu yang kena HIV. Sekitar 5-6 tahun lagi, bisa habis orang asli Papua di sini,” ujar Yuvinia.

Yuvinia menceritakan, saat ini, banyak terdapat bayi di Nabire yang lahir tanpa memiliki ayah dan ibu karena meninggal akibat HIV. Pemkab Nabire pun masih kesulitan untuk mengurus pendidikan dan pengasuhan pada mereka. Dia menambahkan Nabire adalah kota ketiga dengan kasus HIV tertinggi di Papua, setelah Timika dan Jayapura.

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.