Tak Patuhi Kesepakatan Bisnis, CV Citra Karya Utama Segel Helikopter Di Bandara Nabire
(Ilustrasi)
Sebuah helikopter jenis multi-purpose mil 8T asal Ukraina disegel saat parkir di bandara Nabire, Papua. Pasalnya, perusahaan pemilik helikopter itu tak mematuhi kesepakatan bisnis.
Rantai jangkar kepala melilit roda helikopter. Sebuah papan bertuliskan ‘Disegel’ pun dipasang.
Penyegelan dilakukan perusahaan kontraktor armada penerbangan CV Citra Karya Utama, yang berkantor di Sunter, Jakarta. CV Citra mengaku telah membayar US$800 ribu untuk mendatangkan helikopter MI-26.
Perusahaan pemilik helikopter itu pun berjanji mendatangkan alat transportasi itu dengan spesifikasi kapasitas muatan lebih besar. CV Citra pun berencana menggunakannya untuk mengangkut alat berat ke Kabupaten Nduga.
Namun nyatanya, perusahaan helikopter malah mendatangkan mil 8T. Kapasitasnya pun jauh lebih kecil dari pesanan.
Kesepakatan bisnis kedua pihak berlangsung sejak 2011. Namun Direktorat Perhubungan Pusat menemukan Helikopter MI-8 tak memiliki dokumen beroperasi yang asli. Disinyalir, surat asli berada di tangan CV Citra Karya Utama sebagai perusahaan pemodal.
CV Citra mengaku melaporkan masalah itu ke Polda Papua bahkan Mabes Polri. Namun mereka belum mendapat penyelesaian.
(Reyner Windesi)





Tinggalkan Komentar