Tak Ada Bantuan Bagi Petani Proposal Di Kabupaten Paniai
Upaya untuk meningkatkan produktivitas warga tani, Pemerintah Kabupaten Paniai tidak akan memberikan bantuan berupa proposal. Hal tersebut dilakukan Pemkab setempat karena menginginkan warganya menjadi masyarakat tani yang tangguh, dimana memiliki ketersedian pangan lokal yang cukup agar tidak tergantung pada beras.
Pemerintah Kabupaten Paniai tidak akan memberi bantuan berupa proposal yang ditujukan dari masyarakat tani yang ada diwilayah hukumnya. Hal tersebut ditegaskan Bupati Kabupaten Paniai Hengki Kayame, SH.MH saat melakukan kunjunganbersama sama Badan Pelaksana Penyuluh Pertanian, Perikanan, Kehutanan dan Ketahanan Pangan BP4K2P Paniai ke kelompok tani yang berda di kampung Muyepa distrik Paniai Barat beberapa waktu lalu.
“Saya tidak akan pernah memberikan bantuan berupa proposal yang ditujukan kepada Bupati. Saya akan memberikan bantuan langsung tunai kepada petani petani yang telah menunjukan hasil taninya dimana mereka berada. Tegas Hengki
Kata Bupati Hengki, hal ini dilakukan karena telah terjadinya kemunduran para petani di daerahnya. Menurut Hengki, hampir 15 tahun terakhir ini telah terjadi kemunduran para petani yakni sejak 1999 hingga 2014. Dimana warga yang dulunya petani tapi, sekarang tidak terlihat.
“itu juga dikarenakan mental para petani yang selalu mengharapkan jawaban melalui proposal yang diajukan kepada pemerntah. Sehingga, ketika dapat uang mereka menjadi keenakan dan tidak bekerja lagi.”
Bupati Paniai, Hengki Kayame menambahkan, dengan lakukan metode baru ini agar dapat memacu kembai warga petani yang ada di daerah yang dipimpinnya.
Menurut, Kepala BP4K2P Paniai. John Nicolas Pigome, S.Sos.MM, hal tersebut dilakuakan Bupati Hengki Kayame agar petani paniai tidak bergantung pada Proposal tapi, petani diharapkanmembukti nyatakan dilapangan garapan hasil tani mereka, sehingga visi misi pembanguan kedua pimpinan daerah ini pasti terwujud di 2018.
“Ini dilakuakan Bupati agarmasyarakat tidak tergantung pada proposal dan beras. Sehingga, kami sebagai Instansi pelakasana teknis untuk melakukan kebijakan Bupati dan wakil bupati, pasti akan mensosialisasikan hal ini kepada 427 gerakan kelompok tani yang ada di daerah ini.” Ucapnya
John mengakui, akibat ketergantung terhadap proposal dan beras raskin membuat warga tani yang dulunya proaktif sebagai petani, lama kelamaan telah meninggalkan kehidupan mereka sebagai warga tani. Sehingga kata Jhon, kebijakan tersebut dilakukan Bupati Hengki Kayame dan Wabup Yohani You yang menginginkan warganya mandiri dan memiliki ketahanan pangan yang cukup. Sehingga, tidak tergantung pada proposal dan beras raskin.
Dalam kunjungan ke kampung Muyepa beberapa waktu lalu, kata John Pigome, saat itu Bupati memberikan bantuan lansung kepada petani di kampung tersebut sebesar 20 juta rupah. Itu dilakukan Bupati agar memberi contoh bagi para petani yang lain yang ada di distrik Paniai Barat dan juga kepada seluruh warga tani yang ada di kabupaten Paniai.
Kepala Badan Pelaksana Penyuluh Pertanian, Perikanan, Kehutanan dan Ketahanan Pangan BP4K2P Paniai. Jhon Nicolas Pigome, Sos.MM menambahkan, bantuan berupa bibit tetap akan dibantu agar ada penguatan tani di basis basis empat ratusan gerakan kelompok tani atau gapoktan yang ada di daerah ini.
“Untuk mensosialisasikan kebijakan Bupati, kami telah mengintruksikan kepada puluhan tenaga penyuluh yang ada di 427 gerakan kelompok tani.”
John menyatakan, Upaya lain yang juga dilakukan yakni memasyarakatkan warga Paniai agar tetap ada kebun di pekarangan rumah tiap warga. Itu semua dilakukan oleh Badan penyuluh semata mata agar ada pengutan khusus untuk pangan lokal seperti, petatas, tebu, kol, buncis, wortel dan lain lain.
“Jadi, gerakan sosialisasi untuk seluruh masyarakat kabupaten Paniai wajib memiliki kebun di setiap pekarangan rumah tiap warga. Telah menjadi gerakan bersama satuan perangkat dinas yang bergerak di bidang prekonomian.” Kata Jonn
Dirinya Optimis, Paniai di 2018 akan kembali kesediakala yakni masyarakat terpenuhi kebutuhan pangan lokal yang melimpah. Itu semua dilakukan agar warga Paniai sejahtera sesuai visi misi Bupati Hengki Kayame dan Wakil Bupati Paniai, Yohanis You periode 2013-2018.
(Natan Pigai)



Tinggalkan Komentar