Seribu Aparat Gabungan TNI/Polri Disiagakan Di Nabire
Seribuan aparat keamanan gabungan TNI/Polri masih bersiaga di Nabire, Papua, pasca peristiwa tinju mautyang terjadi Minggu malam (14/7).
Kapolda Papua Tito Karnavian mengatakan, seribuan aparat akan bersiaga hingga satu minggu ke depan, mengantisipasi isu-isu yang berkembang pascakejadian. Sebab saat ini beberapa isu beredar di tengah masyarakat bahwa korban meninggal akibat disantet, diracun dan perkelahian.
“(Pengamanan) kita perkirakan seminggu, Brimob kita tambah, hampir satu kompi ada disana, kemudian yang dari batalyon cukup besar. Yang disiagakan satu kompi, tapi kekuatan disana satu batalyon. Jangan sampai ada yang ingin ambil kesempatan ya. Pengamanan pada kantor bupati, kantor rumah bupati diperketat, dengan ada patroli gabungan bersama, terutama malam hari, siang hari juga,” kata Tito.
Kepolisian setempat mengklaim pascakejadian tersebut, situasi di Nabire telah kondusif. Polisi bersama dengan pemda setempat telah bertemu dengan sejumlah tokoh untuk mengantisipasi situasi disana.
Peristiwa tinju maut Nabire terjadi pada Minggu malam (14/7). Sebanyak 18 orang meninggal dunia akibat terinjak-injak. Sementara itu, 33 orang diantaranya luka-luka. Pertandingan tinju yang digelar oleh pemkab setempat sebagai bagian dari pekan olahraga kabupaten.
(Sumber : KBR68H)





Tinggalkan Komentar