Sebagai bentuk penyegaran di institusi Polri, khususnya di wilayah Polres Nabire, maka pada senin lalu (16/06/2014) bertempat di Lapangan Apel Mako Polres Nabire, 6 jabatan Perwira Polres Nabire diserahterimakan dari pejabat lama kepada pejabat baru. Serah terima jabatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Nabire, AKBP. Tagor Hutapea, S.Ik.,M.Si dalam bentuk Upacara Serah Terima Jabatan.
Lima jabatan Perwira yang diserah terimakan Senin kemarin antara lain, AKP. Mardi Marpaung, S.Sos yang sebelumnya menjabat sebagai Kaur. Bin Ops pada Bagian Operasional Polres Nabire, selanjutnya memangku jabatan baru sebagai, Kepala Satuan (Kasat) Binmas Polres Nabire. AKP. Pahri, A.Md jabatan lama, Kapolsek Yaur, jabatan baru sebagai Kasubbag Sarpras Polres Nabire. AKP. Anselmus Yadohamang sebelumnya menjabat sebagai Kasat Pol Air, selanjutnya memangku jabatan baru sebagai Kapolsek Yaur Polres Nabire. AKP. Mulyadi Syahrial yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolsek Makimi, jabatan baru sebagai Kaur. Bin Ops Bagian Operasional Polres Nabire. IPTU. Seprianus Posinaru, jabatan lama sebagai Kasubbag Humas Polres Nabire, jabatan baru sebagai Kapolsek Makimi dan IPDA. Korneles Maniawasi sebelumnya menjabat sebagai Kaur Bin Ops Satuan Polisi Air, jabatan baru sebagai Kasat Pol Air Polres Nabire.
Kapolres Nabire, AKBP. Tagor Hutapea, S.Ik.,M.Si dalam arahannya mengatakan, mutasi tugas tersebut dalam organisasi Polri merupakan hal yang biasa, juga sebagai bentuk penyegaran agar di tempat yang baru dapat mengembangkan prestasinya sekaligus lebih dapat ditingkatkan lagi. Kepada pejabat yang baru dilantik atau diserahterimakan, untuk seyogyanya dapat langsung menyesuaikan diri di tempat tugas yang baru dan lebih memaksimalkan kinerja. Sedangkan bagi Kapolsek yang baru di serahterimakan, diminta mampu mengemban amanah dengan baik dan dapat menjalankan tugas ditempat yang baru, semoga dalam menjalankan tugas menjadi lebih baik lagi.
Kata Kapolres, sebelum pejabat baru melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya sebagai pejabat yang baru, agar bisa melakukan audit internal dalam satuan maupun kepolisian sektor. Audit internal tersebut dinilai sangat penting, karena beban-beban yang belum dapat diselesaikan oleh pejabat yang lama, bisa lebih cepat diketahui dan dilaksanakan, begitupun dengan sarana-prasarana yang ada, harus betul-betul diaudit, sehingga tidak menjadi beban bagi pejabat yang baru.
“Sebelum melaksanakan tugas saudara yang baru, hendaknya dilakukan audit internal, agar tidak ada beban dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab. kemudian sistim kerja di tempat tugas yang baru, mana yang saudara anggap baik silahkan saudara lanjutkan, mana yang kurang baik, segera saudara perbaiki,” ungkap Kapolres.
Yang terpenting bagi Kapolres, yakni bagaimana Pejabat yang baru bisa meningkatkan soliditas dengan para anggota-anggota yang akan dipimpinnya. Jika ada kebijakan-kebijakan yang kurang baik yang dinilai oleh para anggota selama ini, wajib pejabat baru memperbaikinya. Transparansi dalam hal keuangan juga menjadi salah satu kunci sukses seorang pemimpin.
Sementara itu, kepada Pejabat yang lama, Kapolres Nabire, AKBP. Tagor Hutapea, S.Ik.,M. Si juga mengucapkan terimakasih atas pengabdian dan kinerjanya selama bertugas, semoga di tempat tugas yang baru, bisa lebih meningkatkan kinerjanya.
Tinggalkan Komentar