INFO PAPUA
Home » Blog » Seminar HUT SMA YPPK Teruna Bakti Waena Jayapura ke-50

Seminar HUT SMA YPPK Teruna Bakti Waena Jayapura ke-50

(Seminar HUT SMA YPPK Teruna Bakti Waena Jayapura ke-50)

Jayapura, Dalam rangka memperingati HUT ke-50 SMA YPPK Teruna Bakti Waena Jayapura, telah dilaksanakan seminar sehari.

Seminar sehari tersebut mengangkat tema “Penguatan Lembaga Pelopor Pendidikan di Papua dan Mengembalikan Sekolah Berasrama di Papua.”

Hadir dalam seminar ini, Dr. Agus Sumule, Dosen UNIPA Manokwari., Dr.James Modouw, Tokoh Papua, Yulianus Kuayo, SH, Kabid SMK Dinas Pendidikan Papua, Silvo Lobya, Direktur YPPK St.Fransiskus Keuskupan Jayapura.

Lembaga Pelopor Pendidikan di Papua yang dimaksudkan dalam Pasal 56 UU No 21 Tahun 2001 tentang Otonomi Khusus Papua sudah dimandatkan menjadi kepanjangan tangan pemerintah, yaitu Yayasan Pendidikan Kristen (YPK), Yayasan Pendidikan dan Persekolahan Katolik (YPPK), Yayasan Pendidikan dan Persekolahan Gereja-gereja Injil (YPPGI), Yayasan Pendidikan Advent (YPA), Yayasan Pendidikan Islam (Yapis).

Jumlah sekolah yang dimiliki oieh lembaga-lembaga pendidikan pelopor ini cukup banyak dan tersebar hingga ke daerah-daerah yang terpencil dengan sekolah berasrama, sehingga peranan mereka dalam bidang pendidikan tetap harus dihormati dan terus ditingkatkan. Penguatan Yayasan ini berupa: Tenaga Pendidik yg ASN, Diklat, Dana untuk Kelola Asrama.

Melalui RPP Turunan dari Pasal 56 Ayat 5 UU No 2 Tahun 2021, Pendidikan yang diselenggaran oleh masyarakat haruslah dimaknai terutama untuk Lembaga Pelopor Pendidikan di Papua seperti; YPPK, Yayasan pendidikan Advent, YAPIS, YPPGI dan YPK.

Pemaknaan ini diusulkan masukan untuk memberikan penguatan kepada lembaga pendidikan swasta khususnya 5 (Lima) Lembaga Pelopor Pendidikan di Papua, seperti Yayasan Pendidikan dan Persekolahan Katolik (YPPK), Yayasan Pendidikan dan Persekolahan Gereja-gereja Injil (YPPGI), Yayasan Pendidikan Advent (YPA), Yayasan Pendidikan Islam (Yapis) dan Yayasan Pendidikan Kristen (YPK). Yayasan dari Gereja dengan Pola Asrama ini telah berjasa sejak Pemerintahan belanda dengan membangun asrama-asrama untuk mendidik Pemimpin Papua, antara lain di Fak-fak, Miei, Teluk Wondama, Serui, Korido, Kabupaten Supiori, Jayapura, Waena, Kotaraja, Tiom, Wamena, Asmat, Merauke dan Kokonau.

Rekomendasi Regulasi

Dengan dasar diatas kami usulkan, adanya Pasal dalam RPP tentang Kewenangan yang merupakan turunan UU No 2 tahun 2021 yaitu;

1. Pemerintah, Pemerintah Provinsi dan Kabupaten mempunyai kewenangan menetpkan Kebijakan, standar, norma untuk penguatan lembaga pelopor pendidikan di Papua memberikan Bantuan kepada Lembaga Pelopor Pendidikan di Papua berupa Dana,Tenaga pendidik yang berstatus Pegawai Negeri Sipil, Sarana dan prasarana pendidikan, Bantuan pengelolaan Asrama pada sekolah berasrama.
2. Pada Sekolah berasrama dikembangkan Kelas Terintegrasi Pendidikan Vokasi.

Rekomendasi Teknis

1.Perbanyak Tenaga Guru melalui program Pendidikan Profesi Guru mengingat jumlah tenaga guru yang kurang di Papua

2. Membangun Asrama khusus Putri yang menampung anak anak dari berbagai suku di Papua.

3. Lembaga Pendidikan Pelopor perlu didukung dan juga lembaga ini juga perlu mengembangkan dan berinovasi, membuat fundrising untuk kemandirian.

4.Di Perkotaan diprogramkan Program Sekolah Sepanjang Hari, sehingga fasilitas tempat Makan dan mandi di sekolah harus dilengkapi, karena anak sekolah akan seharian di Sekolah.

5.Di daerah Pedalaman dan daerah bukan ibukota Provinsi dibangun asrama untuk menampung anak2 berprestasi dari kabupaten,distrik dan kampung dari berbagai suku di Papua.

6.Perlu dikembangkan adanya Sekolah berasrama milik Lembaga Pendidikan Pelopor di Papua sebagai sekolah percontohan yg dibiayai oleh Pemprov Papua dengan pola Guru sekaligus pembina asrama dilengkapi dgn lahan untuk kebun, kandang, tempat pelatihan.

7.Perlu juga dibuat adanya Pelatihan Pembina Asrama.

8.Perlu adanya dukungan dan partisipasi Pimpinan Agama, Yayasan, masyarakat untuk berkomitmen memajukan sekolah berasrama dan lembaga pelopor pendidikan di Papua

Akan dibuat juga Lokakarya lanjutan untuk membahas lebih rinci materi ini. Demikian Resume Seminar Sehari HUT ke 50 Sekolah Teruna Bhakti.

*Penulis, John N.R Gobay

[Nabire.Net]


Post Related

Leave a Reply

Your email address will not be published.