Sebelum turun dari kekuasaannya sebagai Presiden Republik Indonesia, Presiden Susilo Bambang Yudoyono dijadwalkan akan meresmikan pembangunan ruas jalan Nabire–Paniai sejauh 278 kilometer.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Mikael Kambuaya menjelaskan bahwa rencana peresmian akan dilaksanakan awal tahun depan. Menurut dia, peresmian ini sesuai harapan Gubernur Papua yang mengharapkan agar pada masa akhir jabatannya, Presiden dapat meresmikan pembangunan di Papua sebagai kenangan-kenangan.
“Ruas jalan yang mau diresmikan anggarannya bersumber dari APBN atau dibiayai oleh pemerintah pusat kurang lebih 10 tahun terakhir selama kepemimpinan Presiden SBY,” ujar dia di Jayapura, Kamis (12/12).
Menurut Mikael, ada beberapa ruas jalan yang memang sudah dikerjakan dan kondisinya sudah mantap, yakni dari Nabire ke Paniai dan ruas jalan Merauke-Tanah Merah.
“Tinggal diresmikan, sekaligus ada pembukaan ruas jalan baru yang telah dibuka dari Timika ke Paniai yang sudah hampir rampung. Jadi, sudah bisa diresmika juga,” dia menerangkan.
Panjang ruas jalan dari Paniai-Nabire sekitar 270 kilo.
“Dulu, kalau kita mau ke Paniai hampir dua hari baru sampai kalau lewat darat, sekarang 8 jam sudah bisa sampai,” kara dia.
Selain itu, Presiden diharapkan melakukan pemancangan jembatan Holtekamp pada Oktober tahun depan.
“Kita harapkan dia ke sini sebagai kenang-kenangan,” dia menambahkan.
Ia juga mengakui akan ada peningkatan dana infrastruktur Papua pada 2014 mendatang sebesar Rp 2 triliun dan Rp 500 miliar untuk Papua Barat.
Aku ko ngeliatnya, nabire net hanya copas (copi paste) berita-berita media lain.. ada tulisannya ngak jelas.. .. maaf ya aku anak Smansa. Gimana kalau aku mau gabung, kantornya di mana ya di Nabire .. makasie
Ajeng Kartika
Aku ko ngeliatnya, nabire net hanya copas (copi paste) berita-berita media lain.. ada tulisannya ngak jelas.. .. maaf ya aku anak Smansa. Gimana kalau aku mau gabung, kantornya di mana ya di Nabire .. makasie