(Sampah di Pasar Kalibobo, Persoalan Klasis di tahun 2013)
Waktu adalah sesuatu yang tak terbendung, ia akan terus bergerak sekalipun kita telah lelah untuk beranjak dari tempat kita berdiri, ia akan terus melangkah ke depan sekalipun kita telah kehilangan semangat dalam mengarungi kehidupan ini.
Tapi inilah realitas dari kehidupan, ketika kita merasa telah berjuang begitu keras, ternyata masih banyak kerikil tajam yang masih mengganjal di setiap langkah kita, ketika kita telah berupaya, masih ada kegagalan yang menghampiri kita, masih ada tangis yang mengiringi jalan kita, masih banyak hal yang tidak sesuai dengan harapan kita, apalagi ketika kita memasuki tahun-tahun penuh tantangan seperti ini.
Kurang lebih beberapa jam mendatang, kita akan memasuki tahun 2014, tentunya banyak sekali harapan dan impian yang kita targetkan di tahun 2014 mendatang, namun disamping itu juga banyak hal yang sudah kita lalui disepanjang tahun 2013.
Jika menelisik perjalanan sepanjang 2013, sudah banyak hal yang terjadi di kota Nabire. Tentunya ada yang kejadian yang baik ada pula yang membuat miris hati kita. Salah satu peristiwa yang cukup memilukan hati kita terjadi pada tanggal 14 juli lalu dimana, 18 orang meninggal dunia dan puluhan lainnya mengalami luka-luka akibat tragedi kekerasan pada pertandingan tinju di GOR Kotalama Nabire. Hal ini cukup mengguncang warga Nabire bahkan menjadi sorotan nasional bahkan internasional.
Kejadian yang seharusnya bisa diantisipasi dan tidak perlu terjadi seandainya segala sesuatunya dipersiapkan dengan matang dan terencana. Tentunya hal ini perlu menjadi pembelajaran untuk kita bahwa kedepannya perlu persiapan matang baik dari segi teknis maupun non teknis dalam menyelenggarakan sebuah event yang tentunya bersinggungan langsung dengan warga kota Nabire yang terdiri dari berbagai etnis dan tingkat sensitifitasnya cukup tinggi.
Disamping itu, tercatat juga beberapa kejadian yang cukup mengganggu situasi dan kondisi keamanan di kota Nabire seperti kasus ditemukannya mayat seorang warga papua pada bulan september lalu di desa Kalisemen SP1 Nabire, lalu seorang tukang ojek ditemukan juga tak bernyawa bulan november kemarin di Bumi Mulia. Disamping beberapa kejadian yang tidak sempat dicover oleh media. Hal ini tentunya cukup mengganggu dan meresahkan warga Nabire sendiri.
Belum lagi kita sudah disibukkan dengan aktivitas agenda politik terkait akan berlangsungnya pesta pemilu 2014 dan Pilkada. Terkait hal ini juga beberapa waktu lalu kantor KPU Nabire dipalang warga atas ketidakpuasaan pemilihan anggota KPU Nabire yang dianggap sarat permasalahan.
Persoalan lainnya yang masih terlihat sepanjang tahun ini adalah permasalahan klasik, seperti kebersihan kota Nabire, pembangunan dan perbaikan jalan, dan masalah lainnya yang tanpa kita sadari lama kelamaan membuat roda pembangunan di kota Nabire seperti berjalan ditempat.
Permasalahan sederhana seperti sampah yang semakin lama semakin membuat kondisi kota Nabire semakin tidak sedap dipandang, belum juga dengan beberapa jalan yang ada di kota Nabire hingga jalan trans Nabire yang berada diluar kota Nabire yang kondisinya memprihatinkan, dan entah sampai kapan hal ini bisa segera terselesaikan jika warga masyarakat kota Nabire dan pemerintah kota Nabire tidak menyadari akan hal ini.
Persoalan klasik lainnya masih sering kita jumpai di kota Nabire seperti pelayanan yang langsung menyentuh publik seperti misalnya persoalan listrik yang belakangan mulai terasa ada perbaikan dan kemajuan dalam hal kualitas dan kuantitas, ketersediaan bahan bakar minyak yang terkadang ada terkadang tidak ada. Persoalan klasik seperti ini sudah seharusnya menjadi pelajaran dan pengalaman untuk pihak-pihak terkait dan warga kota Nabire sendiri sehingga ada perbaikan dan peningkatan kualitas pelayanan bagi kemajuan kota Nabire di tahun-tahun mendatang.
Walaupun begitu kita masih bisa sedikit tersenyum, setidak-tidaknya ada juga hal dan kejadian baik yang terjad sepanjang tahun ini.
Sebenarnya masih banyak hal yang terjadi sepanjang tahun ini, namun diantara kejadian tersebut beberapa poin yang sudah diuraikan diatas adalah yang paling menjadi perhatian kita semua.
Harapan kita di tahun 2014 mendatang, pemerintah kota Nabire dan pihak-pihak terkait yang bersinggungan langsung dengan pembangunan di kota Nabire, dan tentunya warga masyarakat kota Nabire, bekerja dan bergerak bersama-sama untuk menciptakan perubahan yang lebih signifikan dalam segala hal.
Mari kita bersama-sama lebih memikirkan kepentingan dan kemajuan kota Nabire ketimbang memikirkan kepentingan kita sendiri, kepentingan pihak-pihak tertentu.
Semoga apa yang sudah kita jalani disepanjang tahun ini bisa menjadi pengalaman dan pembelajaran yang baik bagi kita untuk melangkah mewujudkan harapan kita di tahun 2014 mendatang.
Semoga Tuhan senantiasa menyertai dan memberkati segala apa yang kita harapkan di tahun baru 2014 mendatang.
Tinggalkan Komentar