Rapat Koordinasi Percepatan Pembangunan Komoditas Unggulan Kopi Wilayah Meepago Di Kantor Bupati Nabire

Kegiatan rapat koordinasi percepatan pembangunan komoditas unggulan kopi di wilayah Meepago bertujuan untuk membangun komitmen pemerintah pusat, provinsi, kabupaten, dunia usaha, perbankan, dan masyarakat itu sendiri dalam mempercepat pembangunan ekonomi kerakyatan, khususnya pengembangan kopi di wilayah Meepago melalui pemanfaatan sumber daya alam yang efisien, efektif dan berkelanjutan dengan memperhatikan hal dan nilai masyarakat adat.
Penegasan tersebut dikatakan Gubernur Papua, Lukas Enembe melalui sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) kabupaten Nabire, Drs Johny Pasande, pada pembukaan rapat koordinasi percepatan pembangunan komoditas unggulan kopi di wilayah Meepago, yang berlangsung rabu pagi kemarin (26/08) di ruang rapat kantor Bupati Nabire.
Dikatakan, dalam RPJM provinsi Papua tahun 2013 – 2018 yang berbunyi pengembangan dan peningkatan taraf hidup masyarakat yang berpotensi lokal, dimana maksud dan tujuan dari misi tersebut adalah membangun struktur perekonomian yang kokoh dan berkelanjutan di seluruh wilayah Papua berbasis ekonomi lokal yang ditandai dengan terwujudnya iklim investasi yang kondusif.
Gubernur Lukas Enembe dalam sambutan tertulisnya mengharapkan, semoga melalui rakor ini bisa menghadirkan ide-ide baru yang konstruktif demi kemajuan di Papua khususnya di wilayah Meepago, sehingga visi “Papua Bangkit Mandiri & Sejahtera” dapat terwujud.
Rapat koordinasi percepatan pembangunan komoditas unggulan kopi di wilayah Meepago yang berlagsung di Nabire diikuti oleh 20 orang peserta utusan dari 6 kabupaten diantaranya Nabire, Paniai, Timika, Intan Jaya, Dogiyai, dan Deiyai.
(RRI Nabire)





Tinggalkan Komentar