INFO NABIRE
Home » Blog » Polres Nabire Masih Selidiki Penembakan Videlis John Agapa

Polres Nabire Masih Selidiki Penembakan Videlis John Agapa

b

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Papua Komisaris Besar Polisi Sulistyo Pudjo mengatakan pihaknya sedang melakukan penyelidikan dan penyidikan terkait penembakan yang menewaskan seorang warga Nabire.

“Kasus ini kami masih selidiki, termasuk apa motifnya,” katanya di Jayapura, Papua, Sabtu (20/09).

Ia menjelaskan bahwa masalah penembakan berawal saat korban, Videlis John Agapa bersama beberapa rekannya sedang melakukan pemalangan di jalan tersebut, pada Kamis siang silam.

“Dalam aksi pemalangan itu, mereka menarik uang kepada warga yang melalui jalan tersebut karena kondisi jalan sedikit longsor. Dan sekitar pukul 12.00 WIT itu, dua orang berpakaian sipil melakukan penembakan di sekitar tempat pemalangan yang dilakukan oleh beberapa orang tadi sehingga menewaskan Videlis John Agapa,” kata Sulistyo.

Mengenai motif penembakan, kata Sulistyo, Polres Nabire masih selidiki dengan membentuk tim guna mengungkap kasus tersebut, termasuk pelaku penembakan.

Sementara, langkah awal yang telah dilakukan oleh kepolisian setempat, lanjut Sulistyo, Kapolres Nabire AKBP Tagor Hutapea telah memerintahkan bawahannya mengevakuasi mayat korban ke rumah sakit terdekat untuk dilakukan visum.

Visum tersebut akan digunakan alat bukti kepolisian untuk menentukan penyebab kematian John Agapa di Kilo 74, Jalan Trans Nabire, Distrik Diva, Kabupaten Nabire.

“Jadi sudah ada tim yang dibentuk untuk ungkap kasus itu. Pak Kapolres Nabire juga saat menerima laporan bersama Kasatintel dan Kasatreskrim langsung bergerak ke TKP,” katanya.

Diketahui, Jalan Trans Kilometer 74 Nabire, sangat vital karena menghubungkan dua kabupaten terdekat yakni, Dogiyai dan Paniai. Masyarakat di kedua daerah itu, menggunakan Jalan Trans sebagai penghubung utama dan kerap kali dilaporkan ada pemalangan disekitar jalan tersebut.

“Kami mengimbau agar, masyarakat bisa membantu polisi ungkap kasus ini dengan memberikan informasi. Dan berharap tidak ada reaksi yang berlebihan, karena kami (polisi) sedang menyelidiki,” Sulistyo menambahkan.

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.