INFO PAPUA
Home » Blog » Polisi Dan Warga Evakuasi Mayat Terapung Di Perairan Tiptop Biak

Polisi Dan Warga Evakuasi Mayat Terapung Di Perairan Tiptop Biak

Sesosok mayat terapung ditemukan warga di perairan Tiptop, dekat Pelabuhan, kabupaten Biak Numfor, kamis pagi 13 September 2018. Warga dan Polisi kemudian mengevakuasi mayat tersebut.

Mayat terapung itu menghebohkan warga di sekitar pelabuhan Tiptop, yang sedang disibukkan dengan aktivitas jual beli buah durian. Warga kemudian melaporkan hal tersebut ke Pos Polair yang juga berada di kawasan tersebut.

Prsonil polair bersama warga dengan menggunakan speed C3 milik Polair berhasil mengevakuasi mayat tersebut hingga ke pinggir pantai.

Berdasarkan penjelasan dari Kasat Polair, Iptu Nurdin Rahmati SH, setelah berhasil dievakuasi, diketahui mayat tersebut diketahui berjenis kelamin laki-laki. Selanjutnya ditangani Unit Identifikasi Sat. Reskrim Polres Biak.

Pihak Satreskrim melalui Kaur Bin Ops, Ipda Patria Wanda Sigit, S.Tr.K menjelaskan bahwa berdasarkan hasil Visum dari Forensik RSUD yang diperiksa oleh dr. Izak Reba, ciri-ciri mayat yakni rambut keriting (papua), jam tangan di tangan sebelah kiri merk Visica, ikat pinggang coklat merk Kalewanshen, tahi lalat di bawah telinga, tatto pada paha kiri dalam bergambar 2 ikan, tatto pada kaki kiri bawah gambar bintang, tatto pada kaki kanan bawah dalam gambar mahkota tulis One Love, tatto pada tungkai bawah luar dibawah lutut, lengan sebelah kanan atas gambar salib tulis 1976, menggunakan celana motif kotak-kotak warna biru tua merah tua putih, celana dalam warna coklat, kaos singlet gambar rasta bob marley dan diperkiraan lama mayat di dalam air sekitar 3 s/d 4 hari.

“Saat ini penemuan mayat tersebut dalam proses penyelidikan Sat. Reskrim, selain dari hasil visum tersebut, Pihak Unit Identifikasi juga telah melakukan pengambilan sidik jari, pihak Reskrim juga berusaha mencari informasi keluarga korban melalui laporan kehilangan orang, “terang Ipda Patria.

Ditambahkan juga bahwa dari ciri-ciri setelah dilakukan visum diketahui bahwa mayat tersebut adalah putra daerah (papua) dengan perkiraan umur antara 30-40 tahun.

Warga menduga, korban meninggal akibat melompat dari Kapal KM Sinabung, namun belum ada keterangan resmi dari kepolisian.

(Humas Polda Papua)


Post Related

Leave a Reply

Your email address will not be published.