Persiwa Wamena kembali mengalami kekalahan di kandang sendiri, usai dikalahkan tamunya Sriwijaya FC 0-1 pada lanjutan Indonesia Super League (ISL), Jumat (24/5) di Stadion Pendidikan Wamena.
Gol semata wayang Sriwijaya berhasil dicetak mantan pemain Persiwa Wamena, Erick Weeks Lewis pada menit ke 6 setelah sepakan kaki kirinya tak mampu dibendung penjaga gawang Persiwa, Dwi Kuswanto.
Dengan kekalahan ini, posisi tim berjuluk “Badai Dari Pegunungan” itu semakin sulit di papan bawah klasemen sementara ISL musim 2012-2013, di mana dua laga away mereka saat tour Jawa Timur juga mengalami kekalahan.
Mengawali laga, tuan rumah yang cukup banyak kehilangan pemain inti di putaran kedua ISL musim ini mencoba mengambil inisiatif menyerang. Sedangkan Sriwijaya sendiri, mencoba bertahan dan melakukan serangan balik.
Strategi yang diterapkan pelatih Kas Hartadi terbukti jitu, disaat tim tuan rumah keasyikan menyerang, penyerangan tim tamu yang dikomandoi Erick Weeks dan Ramdani Lestaluhu berhasil menjebol gawang Persiwa.
Berawal dari umpan Ponaryo Astaman kepada Herman Djumafo, dikontrol mantan pemain Persib Bandung itu dan member bola ke Ercik Weeks Lewis. Pemain yang musim lalu membela Persiwa itu, dengan sepakan kaki kiri andalannya sukses membobol jala Dwi Kuswanto. 0-1 untuk Sriwijaya.
Setelah gol, tim tuan rumah terus mencoba menerebos barisan pertahanan Srwijaya yang menerapkan counter attack. Namun rapatnya barisan tim tamu yang dikawal Mahyadi Panggabean cs, menyulitkan O.K Jhon dkk menembusnya. Hasil 0-1 pun bertahan hingga turun minum.
Di awal babak kedua, pelatih Persiwa Subangkit memasukan Jaelani Arey Sibi menggantikan Ronald Benard Amsamsium untuk menambah daya dobrak. Namun berkali-kali serangan yang dibangun ditambah buruknya penyelesaian akhir serta terkesan terburu-buru, hingga wasit Prasetyo Hadi meniupkan peluit panjang, kedudukan tidak berubah 0-1 bagi Sriwijaya FC.
Usai laga pelatih Persiwa, Subangkit mengatakan, dalam penyelesaian akhir pemain tampil terlalu terburu-buru sehingga sejumlah peluang yang ada terbuang sia-sia. “Kita memang penyelesaian akhir jelek, tetapi dari segi permainan bagus. Karena sepanjang 2×45 menit kita bisa menekan lawan,” ujar Subangkit kepada wartawan.
Diakui Subangkit, saat ini tim sedang mengalami krisis pemain akibat belum dilunasinya hak-hak pemain, sehingga membuat beberapa pemain pindah klub bahkan kabur tanpa pemberitahuan. “Memang kita tidak ada pemain depan sekualitas Camara, karena ketika bola dikirim ke depan pasti hilang. Makanya kita butuh pemain depan atau target man,” tegasnya.
Ditegaskan, pencaharian pemain depan dan tengah memang sangat mendesak. Hal ini pun telah dibicarakan dengan managemen, agar dapat menambah penyerang kalau tidak maka posisi Persiwa akan semakin merosot.
“Yang jelas hari ini anak-anak main bagus, kita cuma tidak beruntung saja. Tentang satu-satunya gol dari Erick Weeks, itu semua karena memang pemain kurang antisipasi tendangannya yang dinilai bagus,” ungkap Subangkit.
Sementara Pelatih Sriwijaya FC, Kas Hartadi mengakui hasil yang diraih di kandang lawan ini sesuatu yang luar biasa, karena target awal dating ke Wamena adalah incar hasil imbang.
“Ini hasil yang bagus, sebetulnya kita hanya incar satu poin tetapi kebetulan bisa tiga poin sehingga tidak jauh dengan pesaing kita seperti Arema, Persib bahkan Persipura,” aku Kas Hartadi.
Tinggalkan Komentar