Perayaan Hut Ke 57 GKI Di Tanah Papua Di Kabupaten Nabire
Seluruh warga GKI Di tanah Papua dan Papua Barat, tanggal 26 oktober 2013, merayakan hari jadinya yang ke 57 tahun. Khusus di klasis GKI Paniai di Nabire, dirayakan di beberapa rayon ibadah, dan salah satunya di rayon 7, terdiri dari jemaat Ichtus Siriwini, Betania Asrama Kodim, Sola Gracia, Sola Fide, Maranatha Malompo, dan jemaat Sola Scriptura Kali Harapan sebagai tuan rumah.
Mengawali ibadah, disampaikan pembacaan secara singkat berdirinya GKI di Tanah Papua, dan sambutan tertulis Ketua Badan AM Sinode GKI di tanah Papua, Pdt Alberth Yoku S.Th, yang dibacakan sekretaris klasis GKI Paniai, Pdt Linda Upesy S.Th. Dalam sambutannya, Pdt Alberth Yoku menyampaikan berbagi hal untuk kemandirian GKI dan misionaris. Menurutnya, Gereja adalah penyambung lidah dan suara Allah, sehingga kerapihan gereja perlu dapat diterima manusia yang menjadi pemimpin adat, pemmpin pemerintah, dan juga pemimpin gereja.
Ditegaskan Pdt Yoku, Gereja adalah pemberita Firman, tidak berkompromi dengan manusia dan dunia. Gereja Tuhan adalah diatas segala-galanya dan harus tegak, tidak terombang-ambing, dan tidak menurut pikiran dan pendapat manusia dunia. Untuk dapat mengambil posisi daripada gereja, atau memerankan diri sebagai lembaga yang kudus, lembaga yang Ilahi, menyiarkan suara kebenaran Allah bagi dunia.
Di usia 57 tahun GKI di tanah papua, Pdt Albert Yoku minta kepada warga GKI di tanah papua, untuk jangan bersaksi dusta, jangan meracangkan kecelakaan bagi sesama umat, dan jangan membunuh
(Arnold S)





Tinggalkan Komentar