News & Info
Home » Blog » Pemprov Papua Ingatkan Pendaftar CPNS Hindari Calo

Pemprov Papua Ingatkan Pendaftar CPNS Hindari Calo

Sejak dibukanya pendaftaran calon pegawai negeri sipil (CPNS) tahun 2013, Pemerintah Provinsi Papua menghimbau agar masyarakat yang ingin mendaftar untuk menjadi pegawai agar menghindari para calo yang mengiming-imingkan bisa meloloskan calon peserta untuk jadi PNS.  

Untuk menjamin tes CPNS di Papua berjalan bersih dan jujur, Pemerintah Provinsi Papua melalui bidang Pengadaan dan Penempatan Pegawai Badan Kepegawaian Pelatihan dan Aparatur terus melakukan pemantauan selama berlangsungnya proses pendaftaran yang dilakukan di Kantor Gubernur Papua sejak Senin (30/9) kemarin.

“Kami himbau agar masyarakat yang ingin mendaftar untuk jadi CPNS di lingkungan provinsi Papua agar menghindari para calo dengan iming-iming bisa meloloskan seseorang untuk menjadi PNS,” kata Kasubid Pengadaan dan Penempatan Pegawai Badan Kepegawaian Pelatihan dan Aparatur Provinsi Papua, Julianus Bless kepada wartawan,  Selasa (1/10).

Untuk pendaftaran CPNS tahun 2013, pemerintah Provinsi Papua menjamin pelaksanaan penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) tahun 2013, dilingkungan Pemprov berjalan bersih dan jujur. ”Kami menjamin tidak ada KKN dalam penerimaan CPNS di Papua, dan kami tidak akan memberikan ruang bagi para calo yang ingin mengambil keuntungan dari calon peserta CPNS,” tegasnya.

Ditambahkannya, sampai dengan hari ini jumlah pendaftaran dari formasi umum sudah mencapai 500 orang dan diperkirakan akan mencapai 1000 orang. Sementara formasi khusus (Papua asli) baru 51 orang, dan kami harapkan kedepan masih bisa bertambah. Karena, khusus untuk putra Papua jika lulus dalam tes CPNS akan ditempatkan di beberapa kementerian di Jakarta.

“Jadi, formasi khusus yang akan lulus nanti, langsung ditempatkan di kementerian di Jakarta. Oleh karena itu, kami harapkan seleksi CPNS tahun ini dapat menghasilkan calon pegawai yang berbobot dan berkualitas sesuai bidangnya masing-masing,” harapnya.

Menyinggung soal adanya jaringan calo yang mengaku bisa meloloskan calon peserta, Julianus membantah hal itu tidak benar. Untuk itu, kami himbau agar para calon peserta CPNS tidak mudah ditipu oleh jaringan calo tersebut. ”Begitu pula, jika ada oknum pegawai negeri sipil (PNS) yang terlibat dalam jaringan calo tersebut maka akan ditindak tegas sesuai kesalahannya. Kalau ada masyarakat yang mengetahui oknum PNS tersebut, silakan langsung lapor ke polisi,” katanya.

(Sumber : Tabloidjubi)

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar

  • john_s
    2 Oktober, 2013 16:48 pada 16:48

    calo itu adalah PNS sendiri, yg mau disogok lalu ngasih memo ke yg sogok, tapi blm tentu jg tembus cpns. makanya yg tembus biasanya korups lg buat menutupi uang sogokan yg sudah habis

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.