Pemerintah akan memperpanjang dermaga pelabuhan fakfak, dari yang sebelumnya 200 meter, menjadi 270 meter.
Kepala Kesyahbandaran dan otoritas pelabuhan Fakfak, Dance Iba mengatakan, usulan pihaknya terkait dengan perpanjangan dermaga pelabuhan fakfak, memperoleh persetujuan dari pemerintah pusat.
Dimana saat ini,pekerjaan fisik yang dilakukan, berupa pemasangan tiang pancang, ditargetkan selesai seluruhnya September tahun ini, dan dana yang dialokasikan untuk pembangunan proyek pengembangan fasilitas pelabuhan tersebut, sebesar 50 milyar rupiah, bersumber dari APBN.
“Kita akan memperpanjang pelabuhan Fakfak dengan menggunakan anggaran yang bersumber dari APBN sebesar 50 Milyar rupiah, dan saat ini kita telah memulai dengan melakukan pemasagan tiang pancang,” jelas Dance Iba.
Dance Iba juga menjelaskan, perpanjangan dermaga ini merupakan kebutuhan mendesak,sebagai upaya mengantisipasi meningkatnya arus kunjungan kapal, maupun volume bongkar muat barang, yang diperkirakan makin meningkat dimasa mendatang.
Karena fasilitas dermaga pelabuhan selama ini belum memadai, maka saat kapal penumpang Pelni hendak sandar, maka kapal-kapal lain termasuk kapal-kapal barang, harus berlabuh untuk sementara waktu, menyebabkan biaya operasional kapal membengkak.
Untuk itu, diharapkan apabila perpanjangan dermaga nantinya selesai, maka 2 kapal akan bisa melakukan aktivitas bongkar muat, dalam waktu yang bersamaan.
“Jika dermaga sudah diperpanjang otomatis kapal-kapal lainnya dapat bersandar dalam waktu yang bersamaan, sehingga biaya operasional kapal tidak membengkak,“ pungkasnya.
Tinggalkan Komentar