News & Info
Home » Blog » Para Pencari Kerja Ramai-Ramai Datangi Tambrauw & Raja Ampat

Para Pencari Kerja Ramai-Ramai Datangi Tambrauw & Raja Ampat

Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang mulai dibuka hari ini (Senin, 16/9) membuat para pencari kerja (pencaker) ramai-ramai bertolak ke Kabupaten Tambrauw dan Raja Ampat.

Dari hasil pantauan, Sabtu (14/9) dan Minggu kemarin (15/9) di terminal Km 12 dan Pelabuhan Feri, para pencaker tampak bersiap-siap untuk ke Sausapor Kabupaten Tambrauw dan Waisai, Kabupaten Raja Ampat untuk melamar CPNS. Dari 5 orang yang ditanyakan, 4 orang mengatakan ke Tambrauw untuk daftar CPNS di sana.

Sekitar pukul 22.00 WIT suasana cukup ramai di Pelabuhan Feri. Daripada lewat darat, tampaknya para pencaker ke Tambrauw lebih memilih menggunakan tranportasi laut. Padatnya pencaker ke Tambrauw untuk melamar CPNS juga diakui oleh salah satu penjaga karcis di Pelabuhan Masuk Feri. yang mengatakan sejak beberapa hari terakhir ini, para Penumpang ke Tambrauw semakin banyak terutama di malam hari. Padahal menurut petugas itu, biasnya pada malam hari, penumpang lebih sedikit dibanding siang atau sore hari.

Pencaker ramai-ramai bertolak ke Tambrauw dengan menumpang transportasi laut. Sedangkan yang lewat darat cukup sepi. Hal ini terlihat di terminal bayangan  Km 12, dimana mobil L200 yang biasa mengangkut penumpang ke Tambrauw tidak terlalu banyak. Hal ini juga dibenarkan oleh salah satu sopir L200, Antonius yang mengatakan pada penerimaan CPNS lalu penumpang ke Tambrauw memang cukup padat yang menunggu di Terminal Km 12. Namun pada penerimaan CPNS kali ini penumpang tidak terlalu banyak.

“Pengunjung itu bertambah ada sih, tapi torang rasa tidak terlalu banyak, paling bertambah 2 sampai 3 saja di setiap mobil,” tandasnya kemarin (15/9).

Penerimaan CPNS yang tidak dibuka di Kota dan Kabupaten Sorong terpaksa membuat para pencaker rela pergi jauh-jauh ke Tambrauw dan Waisai untuk mengadu nasib. Salah satu pencaker yang ditemui saat bersiap ke Sausapor, Tambrauw mengatakan, meski belum tentu dirinya diterima namun dikatakan kesempatan tes di Tambrauw lebih besar dibandingkan di Kota Sorong.

“Saya sudah beberapa kali tes di Kota Sorong tapi tidak tembus, mudah-mudahan di Kabupaten Tambrauw saya bisa mendapatkan hasil, jika saya tidak bisa mendapatkan setidak saya mempunyai pengalaman dan mengetahui kondisi di sana seperti apa,” tandasnya sembari berharap agar dalam penerimaan CPNS tidak ada unsur korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN) sehingga tes CPNS tahun ini benar-benar menghasil tenaga kerja negeri yang berkualitas. Dalam hal ini Ia berharap penerimaan CPNS dikawal Pemerintah Provinsi Papua Barat.

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.