Mulai 1 Agustus 2019, Pelni Terapkan Penjualan Tiket Satu Penumpang Satu Tempat Tidur

Nabire – Mulai tanggal 1 Agustus 2019, PT. Pelni akan menerapkan kebijakan penjualan tiket berdasarkan tempat tidur/tempat duduk (seat). Penumpang hanya diperbolehkan membeli tiket untuk satu seat per satu kepala (penumpang).
Hadirnya kebijakan ini diharapkan dapat menghadirkan kenyamanan dan keselamatan bagi para penumpang kapal pelni, selama pelayaran.
Kebijakan ini sendiri mengikuti instruksi dari Kementerian Perhubungan RI, dan sebenarnya telah diberlakukan beberapa bulan yang lalu, namun dikarenakan bersamaan dengan mudik lebaran, sehingga Pelni memberikan dispensasi hingga akhir bulan Juli.
Dengan kebijakan ini, para penumpang kapal pelni diharapkan bisa membeli tiket kapal jauh-jauh hari sebelumnya untuk menghindari kehabisan tiket.
PT. Pelni Nabire sendiri akan menginformasikan jumlah ketersediaan seat jauh-jauh hari sebelumnya bagi calon penumpang di Kantor Pelni Nabire.
Oleh karena itu calon penumpang diharapkan juga untuk sering mengecek ketersediaan jumlah seat yang diinformasikan oleh PT. Pelni Nabire.
Pelni sendiri tidak akan mentoleransi penumpang yang tidak memiliki tiket kapal, semua penjualan tiket akan disesuaikan dengan kapasitas tempat tidur di kapal, sehingga tidak ada lagi kelebihan penumpang seperti yang selama ini sering dialami, sehingga kondisi kapal saat berlayar terlihat semrawut.
Hal ini demi menjaga keselamatan dan kenyamanan selama pelayaran. Jadi, jangan sampai lupa ya sobat, belilah tiket jauh-jauh hari sebelumnya agar tidak kehabisan seat.
[Nabire.Net]





Tiwi
Pelni kam mau ikut tiru seperti pesawat kah? Itu susah nanti fakta di kapal pasti beda
obed
Tipu saja,,,, dari kemarin di sampaikan begitu oleh petugas penjualan tiket di pelni, tp kenyataan di kapal… tetap saja parah…
pelni harus turun lapangan biar tahu kondisinya… pasti penumpang kebingungan mencari nomor tempat tidur kalo tdk ada petugas yg membantu penumpang mengarahkan.
terima kasih.