Meriahnya Gerak Jalan Ramaikan Tahun Baru Hijriah Di Kota Sorong
Memperingati Tahun Baru Hijriah 1 Muharram 1435 H, Lembaga Pendidikan dan Pengembangan Seni Budaya Islam (LPPSBI) bekerja sama dengan Badan Komunikasi Pemuda dan Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Provinsi Papua Barat dan Kota Sorong serta Majelis Taklim se Kota Sorong Sabtu ( 2/11) menggelar kegiatan lomba gerak jalan.
Start dari Markas Yonif 752/VYS dan finish di Masjid Al Akbar , lomba gerak berbusana muslim dan muslimah yang dilepas oleh Komandan Lanal (Danlanal) Sorong Kol Laut (P) Eko Joko Wiyono diikuti 95 regu yang terdiri dari ibu-ibu majelis taklim Kota dan Kabupaten Sorong dan para pelajar. Dari panitia didapatkan informasi bahwa lomba gerak jalan tersebut diikuti 4 kategori yakni ibu-ibu majelis taklim Kota dan Kabupaten Sorong sebanyak 32 regu, tingkat pelajar SD/MI 25 regu, SMP/MTS 25 regu dan tingkat SMA/SMK/MAN 13 regu.
Lomba gerak jalan yang juga diikuti kelompok marchind band berlangsung begitu meriah. Meski dibawah terik panas matahari yang menyengat, setiap regu tampak begitu semangat dan antusias untuk memberikan yang terbaik. Dengan mengenakan busana muslim dan muslimah aneka warna, model dan kreasi, masyarakat yang menyaksikan di pinggir-pinggir jalan pun pada berdecak kagum. “Ini bagus pakaiannya”. Wih ini juga tidak kalah bagusnya,” ucap salah satu penonton saat melihat salah satu regu melintas di depannya.
Langkah kaki yang kompak disertai dengan formasinya masing-masing membuat peserta gerak jalan tampak begitu percaya diri. Dari kreasi yang ditampilkan, ada yang mengenakan busana batik bercorak Papua, songkok seperti bapak haji, pakai topi bulat hingga ada yang memakai syal sarung kotak-kotak ala Jokowi . Yang cukup menarik ketika melihat regu pelajar SD/MI, dimana karena jarak yang ditempuh cukup jauh, mereka pun tampak begitu lelah dan saat melewati jalan sekitar Km 9, beberapa regu memilih istirahat di tempat sambil diberikan makanan dan minuman oleh guru atau pembimbingnya.
Lebih lucunya lagi, karena tidak tahan untuk buang air kecil, salah satu pelajar SD buru-buru keluar dari barisan dan buang air kecil di tempat yang agak jauh dari penonton, dan setelah itu Ia pun berlari-lari kecil untuk kembali bergabung dengan barisannya yang sudah meninggalkan dirinya. “Kasian anak-anak ini, jaraknya cukup jauh mana panas terik lagi. Semestinya untuk anak-anak SD jarak yang ditempuh dibedakan dengan kelompok lainnya” usul salah satu penonton saat melihat beberapa pelajar SD tampak begitu lelah namun tetap semangat mengikuti lomba gerak jalan tersebut. Yang cukup memprihatinkan, meski sudah dijaga anggota Sat Lantas Polres Sorong Kota, saat di sekitar Melati Raya Km 9, salah satu pengendara motor yang lolos masuk ke jalur gerak jalan menabrak komandan regu dari salah satu regu pelajar SD/MI.
Kejadian itu ketika pengendara motor tersebut mau menerobos untuk mendahului peserta gerak jalan, namun saat yang bersamaan, motornya menyerempat komandan regu dari salah satu barisan pelajar SD/MI tersebut. Untung saja gadis kecil yang ditabrak motor itu tidak mengalami luka. Setelah ditabrak Ia memang terjatuh namun kemudian bangkit lagi dan dengan semangat kembali memimpin regunya. Meski komandan regu peserta gerak jalan yang ditabrak itu tidak apa-apa namun pembimbing dan masyarakat yang menyaksikan insiden itu pada emosi hingga pria yang menabrak itu langsung dikepung dan sempat ditampar bahkan nyaris babak belur.
Kunci motor pelaku pun sempat ditahan dan beberapa saat Ia pun diinterogasi oleh masyarakat kenapa sampai menerobos masuk dan menabrak peserta gerak jalan. Namun karena salah, pria yang mulutnya langsung bengkak karena ditampar itu hanya diam. Hingga pukul 12.00 WIT, regu peserta gerak jalan pada memasuki garis finish di Mesjid Al Akbar. Di panggung kehormatan tampak Kepala Kemenag Kota yang diwakili Drs Adnan Nuhuyanan, Ketua MUI Kota Sorong Abdul Manan Fakaubun, anggota DPR PB Sanusi Rahaningmas dan ibu-ibu dari IWSS (Ikatan Wanita Sulawesi Selatan). Tiba di depan panggung kehormatan, masing-masing regu seperti ibu-ibu majelis taklim dari Kawanua (K3S), dari Masjid Jami Duum, ibu-ibu majelis taklim Masjid Al Ashar belakang GOR dan lainnya memberikan penghormatan dengan gayanya masing-masing dan disambut dengan tepuk tangan gemuruh dari para penonton.
Dengan melibatkan 7 orang dewan juri yang terdiri dari 3 orang dari Yonif 752/VYS dan Brimob serta 4 orang dari panitia penyelenggara, hasil lomba gerak jalan akan diumumkan pada Selasa besok atau tepatnya 1 Muharram 1435 H, bertepatan dengan kegiatan bazaar di Masjid Al Akbar. Ketua LPPSBI Kota Sorong, Abdul Muthalib, SE yang ditemui wartawan mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk mendekatkan hubungan silaturahmi antara seluruh komponen organisasi Islam, majelis taklim, pemuda-pemuda dan remaja mesjid serta anak sekolah dalam berbusana muslim/muslimah.
Menurutnya, dalam lomba gerak jalan berbusana muslim ini dinilai berdasarkan 2 sisi, dari sisi baris-berbaris dan dari sisi berbusana muslim/muslimah. Hal senada juga disampaikan oleh Ketua BKPRMI Kota Sorong, Abdullah Manaray, ST yang mengatakan kegiatan bertujuan untuk mempererat silaturahmi. “Dalam pengumuman juara nantinya, akan dibarengi dengan kegiatan jalan santai serta bazaar amal dalam rangka pembangunan Masjid Al Mabrur, penyerahan piala sendiri akan berlangsung jam 09.00 WIT pagi,” tutur Manaray. “Ini satu momentum yang bisa mempersatukan tali silaturahmi antara umat Islam dan umat yang lain di Kota Sorong ini. Dan ini merupakan kegiatan runtin yang dilaksanakan setiap tahun di Kota Sorong,” imbuh Sanusi Rahaningmas, mantan Ketua BKPRMI Provinsi Papua Barat.
(Sumber : RadarSorong)






Tinggalkan Komentar