Mahasiswa Papua Kota Studi Manado Minta Pemkab Paniai Lunasi Uang Kontrakan

Manado, Komunitas Mahasiswa Kabupaten Paniai (KOMAKAPA) di Kota Studi Manado Se-Sulawesi mendesak Kepada Pemerintah Daerah Paniai agar segera melunasi uang kontrakan sebelum berakhir pada tanggal 14 Juli 2022.
Juliana Zongonau selaku Ketua KOMAKAPA menyampaikan kami salut dan bangga kepada pemerintah Daerah Kabupaten Paniai yang memfasilitasi kontrakan pada Tahun 2015 lalu hingga sekarang, dan selanjutnya juga Pemerintah Daerah Kabupaten Paniai akan siap fasilitasi kontrakan Paniai di Manado, sehingga kami akan tinggal aman dan lalu bisa belajar dengan baik
Selanjutnya Zongonau menjelaskan keberadaan Sulawesi terdiri dari empat Kota Studi yakni; Manado, Tomohon, Tondano dan Minahasa sehingga terlihat dari banyaknya Mahasiswa dan Mahasiswa, maka kami minta kepada pemerintah daerah kabupaten Paniai mohon siapkan satu kontrakan lagi supaya Putra dan Putri bisa tinggal terpisah.
‘Sementara ini kami sedang tampung di satu kontrakan sehingga kebanyakan mahasiswa-mahasiswi menginap di asrama kabupaten lain ataupun kos-kosan karena asrama yang penuh.
Silfia selaku pemilik kontrakan menjelaskan untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan maka ia menyampaikan bahwa pihaknya menerima siapapun di kontrakan, oleh karena itu, mohon pengertian dari pihak terkait untuk melunasi uang kontrakan.
“Setelah kontrakan habis pasti kami akan keluarkan dari kontrakan. Oleh karena itu untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, sebaiknya uang kontrakan bisa segera dilunasi,” katanya.
Intelektual Muda Paniai Yohanes Iyowogi Nawipa, S.Pi, S.Sos, setelah melihat kondisi riil Se-Sulawesi ada beberapa Kota Studi termasuk Manado, Tomohon, Minahasa, dll dalam beberapa waktu ini, keberadaan Mahasiswa-Mahasiswi Asal Paniai cukup banyak namun mereka sangat kesal dengan tempat tinggal yang layak karena sementara ini mereka masih memiliki satu kontrakan dan penampungannya campur putra dan putri, makanya ia merasa tidak nyaman dengan kondisi tempat tinggal mereka.
Ia juga menambahkan, mahasiswa Papua lainnya yang ada di Sulawesi bisa mengadakan acara dengan baik di Asramanya, tetapi tidak dengan Asrama Paniai yang kurang layak bagi mahasiswa/i.
“Bukan saja kota studi se-Sulawesi namun banyak kota studi Juga yang telah memiliki asrama tapi belum direhab, terus ada juga yang belum memiliki asrama yang sementara tinggal di rumah kontrakan maka, saya selaku intelektual muda Paniai menyampaikan kepada pemerintah bahwa Mmohon perhatian dengan serius terutama membagun asrama yang layak dihuni oleh mahasiswa di setiap kota studi di Indonesia, karena mereka yang sedang menempuh pendidikan adalah bagian dari anak aset daerah Paniai.
*Penulis : Jhon N
[Nabire.Net]



Leave a Reply