News & Info
Home » Blog » Mahasiswa Papua Kepung DPRD Sulut

Mahasiswa Papua Kepung DPRD Sulut

Kembali lagi warga Papua di Sulawesi Utara (Sulut), yang tidak puas dengan kontrol dan kebijakan pemerintah pusat membuat mereka menempuh jalur demo. Rabu (16/10), ratusan warga Papua yang menggabungkan diri dalam Solidaritas Pemuda Mahasiswa dan Masyarakat Papua memulai demonstrasinya dari kampus Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado menuju kantor DPRD Provinsi Sulawesi Utara.

”Kami meminta pemerintah republik Indonesia memperhatikan kestabilan kemanan dan kenyamanan warga Papua. Kekerasan, bahkan ketidakadilan yang terjadi di Papua merupakan wujud diskriminasi yang ditunjukkan pemerintah Indonesia pada rakyatnya, kami mendesak pemerintah bersikap adil terhadap rakyat Papua,” ujar salah satu orator dalam aksi tersebut.

Massa aksi yang menuju di kantor DPRD Provinsi Sulut inipun mengecam segala pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) yang terjadi di Provinsi Papua. Mereka meminta pemerintah republik Indonesia, jika tidak mampu membebaskan Papua dari penindasan, maka Papua harus dimerdekakan.

Massa aksi saat menuju kantor DPRD Provinsi Sulut foto ist Mahasiswa Papua Gelar Demo Kepung Kantor DPRD Sulut

Massa aksi saat menuju kantor DPRD Provinsi Sulut

”Warga Papua dari hari ke hari makin tidak nyaman dengan kehidupannya. Padahal, kita ini tinggal di negara yang merdeka, tapi rakyat seperti ditinggalkan begitu saja dan dikecam, ditindas secara sewenang-wenang. Aparat negara wajib bertindak membela rakyat, bukan malah sebaliknya melakukan penindasan massif terhadap rakyatnya. Kami menuntut pelaku pelanggaran HAM di Papua ditangkap, dan diadili sesuai hukum yang berlaku, bila rakyat Papua tidak mampu diurus, biarkan kita merdeka sendiri,” tukas Martin Entama salah satu mahasiswa Papua.

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar

  • zhobne asoromonhepapuange
    22 Januari, 2014 22:29 pada 22:29

    mari ank2 papua kta pulang lawan ORANG NKRI DI PAPUA …………..

  • zhobne asoromonhepapuange
    22 Januari, 2014 22:20 pada 22:20

    kapanpun lawan NKRI sampai mati ayo kta pulang dan lawan mereka………..

  • frans
    19 Oktober, 2013 19:49 pada 19:49

    jika kita tdk mulai dari sekarang maka kapan kita akan berjuang sesuai ilmu yang kita tekuni di kota study masing2 karena cara kita sekarang menentukan masa depan…perjuangan itu butuh kerjasama dari kawan2 muda-mudi di papua dan luar papua yang ada ……karena proses masuk ke united nation itu butuh dukungan dari pemuda pelajar dan masyarakat di papua dan luar papua utk memobilisasi perjuangna kita…..karena di papua sekarang mengalami apa yang di sebut genocide….baik itu dari segi politik,ekonomi dan budaya papua….PERSATUAN KITA ADALAH MODAL UTAMA UTK MENGHANCURKAN KAUM KOLONIAL DI PAPUA!!!!! WE MUST END…..!

  • samuel wamaer
    16 Oktober, 2013 18:15 pada 18:15

    Maju terus jangan mundur teriak terus biar semua dunia tahu bahwa ada pelanggaran HAM di tanah papua,kalau palestina bisa knp papua tidak bisa.

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.