Kembali Mahasiswa Deiyai Di Jayapura Pertanyakan Niat Pemkab Deiyai Selesaikan Pembangunan Asrama

Jayapura – Persoalan bantuan pendidikan bagi para mahasiswa di Papua seakan tak ada habisnya. Jika bukan karena tak ada dana studi, hal lainnya karena tak ada dukungan pembayaran uang asrama atau pemondokan, bahkan hingga tak difasilitasi asrama atau pemondokan sama sekali.
Hal inilah yang saat ini dikeluhkan oleh sejumlah mahasiswa asal kabupaten Deiyai, yang sedang menuntut ilmu di Jayapura.
Lantaran belum membayar uang Asrama Tunas Harapan Padang Bulan, para mahasiswa tidak diijinkan untuk melakukan pertemuan ataupun kegiatan didalam Asrama.
Seperti diungkapkan Lambertus Pekei, Ketua Forum Komunikasi Mahasiswa Kabupaten Deiyai (FKMD) kota Jayapura, Senin (05/08).
Kata Lambertus, pihak Asrama tidak memperbolehkan mereka mengadakan rapat atau pertemuan dan kegiatan lainnya di dalam Asrama, karena belum menunggak pembayaran.
Akibatnya, Lambertus dan rekan-rekannya sesama mahasiswa Deiyai merasa malu dan terpaksa menerima kondisi yang ada dengan penuh kekecewaan.
“Kami sangat membutuhkan asrama permanen, asrama permanen bisa menjadi tempat kami belajar, berdiskusi, dan kegiatan lainnya. Kami malu karena tidak memiliki asrama permanen, padahal ada beberapa kabupaten lain yang sudah membangun asrama di Jayapura”, keluh Pekei.
Senada dengan Lambertus Pekei, mahasiswa Deiyai lainnya, Aser Edowai, menuturkan, sebenarnya sudah ada asrama Deiyai di Jayapura yang dibangun tahun 2011. Namun hingga saat ini, asrama tersebut tak diselesaikan pembangunannya, kemungkinan karena persoalan dana.
(Baca Juga : Mahasiswa Minta Asrama Deiyai Di Jayapura Segera Diselesaikan Pembangunannya)
Menurut Aser, Bupati Deiyai pernah mengutarakan pada akhir 2018 lalu bahwa pemkab akan menyelesaikan pembangunan asrama tersebut. Oleh karena itu ia berharap agar hal itu segera direalisasikan, karena asrama mahasiswa sangat penting.
[Nabire.Net/Domin.Badii]


Leave a Reply