News & Info
Home » Blog » Launching kampanye HIV 2013 di Kabupaten Paniai

Launching kampanye HIV 2013 di Kabupaten Paniai

Launching kampanye HIV 2013 di Kabupaten Paniai, Kamis, (17/10) berlangsung meriah diikuti 432 siswa/siswi SMP YPPGI Enarotali dan 82 Mahasiswa D III Keperawatan Kabupaten Paniai dan seluruh elemen masyarakat.

Acara yang dibuka Assisten II Setda Kabupaten Paniai, Octovianus, SE berlangsung di lapangan sepakbola Karel Gobai Enarotali.

Ketua Pelaksana Harian KPA Provinsi Papua, Drh. Constan Karma dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Asssiten II Setda Kabupaten Paniai, Octovianus, SE berharap kebijakan yang digariskan Provinsi bisa ditindaklanjuti di Kabupaten dan kota di seluruh wilayah Papua.

“Saya sampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada bapak/ibu sekalian atas kepedulian dan pengabdian yang luar biasa kepada masyarakat Papua, pegunungan tengah dan secara khusus kabupaten Paniai. Kehadiran bapak/ibu sekalian adalah wujud kepedulian yang besar pada upaya penanggulanan AIDS di tanah Papua dan secara khusus di kabupaten Paniai dan pegunungan tengah Papua,”bilang Octovianus.

Pemerintah provinsi Papua mengucapkan terima kasih kepada pemerintah Australia melalui HIV Cooperation Program for Indonesia (HCPI) yang telah memberikan dukungan luar biasa kepada KPA Papua kususnya dalam pengembangan program media dan komunikasi. Rentetan kampanye HIV 2013 sebelumnya didahului dengan tari Yosim Pancar dari sanggar Enaimo Paniai dan selanjutnya dilakukan dengan pembukaan selubung baliho yang diresmikan Assisten II Setda Paniai, Oktovianus, SE.

Acara pun dilanjutkan dengan pawai keliling kota Paniai yag mengambil rute dimulai dari lapangan sepakbola Karel Gobai dan kembali menuju lapangan bola Karel Gobai. Kurang lebih 82 mahasiswa D III Keperawatan Kabupaten Paniai dan 342 siswa SMP YPPGI Enarotali dalam acara launching kampanye HIV 2013.

Sebagaimana tujuan kampanye HIV 2013 yakni peningkatakan penggunaan kondom, penurunan stigma dan diskriminasi, penundaan seks dini, setia dan pengurangan jumlah pasangan seks, periksa,tes hiv dan mendorong pengobatan ARV serta menurunkan IMS. Usai acara launcing dilanjutkan dengan pertemuan advokasi bagi pemangku kepentingan dalam rangka kampanye HIV/AIDS di daerah itu.

Pengidap HIV/AIDS di Kabuapten Paniai dari data 2002-2012 sebanyak  634 orang. Menurut Yosia Yeimo, S.KM pelaksana tugas Kepala Dinas Kesehatan Paniai bahwa angka ini cukup besar dan sangat memprihatinkan.

“Ini cukup luar biasa dan sangat memprihatinkan,” ujar Yeimo dalam acara advokasi yang berlangsung di Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Paniai. Itu sebabnya kata Yeimo pemerintah setempat telah mengambil langkah kebijakan pemerintah. Yang pertama adalah masalah pendanaan, selanjutnya penyediaan payung hukum penanggulanan IMS, HIV/AIDS. Dan yang ketiga adalah infrastruktur dalam pelayanan.

(Sumber : Tabloidjubi)

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.