Kristianus Tagi Intip Peluang Usaha Dendeng Di Dogiyai & Berharap Ada Dukungan Pemerintah
Dogiyai – Tak ada yang tak mungkin. Asalkan rajin dan tekun dibarengi doa, maka apa yang kita lakukan pasti berhasil. Itulah yang selama ini dilakukan Kristianus Tagi, mantan Kepala Distrik Sukikai Selatan kabupaten Dogiyai.
Pada tahun 2016 ia dilantik Mantan Bupati Dogiyai, Herman Auwe sebagai Kepala Distrik. Ia kemudian membentuk 2 kelompok usaha bersama di Kampung Taporomai Distrik Mimika Barat Jauh, Kabupaten Mimika dan kelompok Usaha di Kampung Andua, Distrik Mimika Barat Jauh, Kabupaten Mimika.
Selain itu ada juga 1 kelompok usaha bersama di Kampung Etahima Distrik Yamor Kabupaten Kaimana dan 1 kelompok di Kampung Paparo Distrik Yamor Kabupaten Kaimana.
Kristianus tahu bahwa di dataran tersebut memiliki salah satu potensi yang bisa dikelola oleh masyarakat setempat dan memiliki kemampuan untuk mengelola daging ikan, daging babi hutan, rusa, kasuari.
Dagingnya dihasilkan menjadi dendeng babi hutan, rusa, kasuari, dan ikan garam. Saya selaku Kepala Distrik pada saat itu memberikan bantuan sarana penunjang kepada mereka.
Pada tahun 2017, sebagai bentuk promosi, ia memasarkan hasilnya sebanyak 27 karung berukuran 50 kg di Moanemani dan di Distrik Mapia Tengah Kabupaten Dogiyai. Pendapatan hasil penjualan 27 karung sebanyak 27 juta.
Selanjutnya uang penghasilan tersebut diserahkan ke kampung Unito kepada tiga kelompok masing-masing 2 kelompok dari Kampung Taporomai dan 1 kelompok dari Kampung Andua Distrik Mimika Barat Jauh. Begitu pula dua kelompok dari Kelompok Usaha Kampung Etahima dan Kampung Paparo Distrik Yamor menghasilkan 15 karung berukuran 50 kg. Ia menjual di Distrik Mapia Tengah dan mendapatkan uang 15 juta.
“Saya berterima kasih kepada pak Kepala Sekolah SD Negeri Unito, Sebastianus Pugiye yang mana membantu menjual di Distrik Mapia Tengah. Kelompok Usaha tersebut masih perlu dukungan berkelanjutan oleh pemerintah”, kata Kristianus.

Pada bulan januari 2019 hasilnya dendeng daging ikan garam dan dendeng rusa, kasuari, babi hutan dibawa dari Distrik Yamor ke Nabire. Dari hasil penjualan dendeng sebanyak 6 karung, ia mendapat 4.4 juta. Kristianus berharap agar pemerintah daerah mau memberikan dukungan bagi usaha yang ia tekuni saat ini.
[Nabire.Net/Yeron.Agapa]



Leave a Reply