Koperasi Wanita Mandiri Nabire Pelopori Pelelangan Emas Di Konferensi Pimpinan Pusat Kamar Adat Papua
Hari ini (28/11) dalam pembukaan Konferensi Pimpinan Pusat Kamar Adat Pengusaha Papua, dilakukan pelelangan emas seharga 50 juta dan dana hasil pelelangan tersebut digunakan untuk membantu korban banjir di Wasior Teluk Wondama Papua Barat.
Pelelangan emas ini dipelopori oleh Koperasi Wanita Mandiri kabupaten Nabire, yang merupakan anggota dari Kamar Adat Pengusaha Papua. Selain untuk membantu korban banjir di Wasior, hasil pelelangan ini juga disalurkan untuk warga di Manpenduma kabupaten Nduga.
“Jadi dari hasil pelelangan ini, 10% nya kita salurkan ke korban banjir di Wasior, dan 10% juga kami bagikan untuk anak-anak di Mapenduma Nduga,” tutur ketua Koperasi Wanita Mandiri Nabire ibu Merry Costavina Yoweni. Dari pelelangan ini, 3 emas berhasil terjual seharga 150 juta.
Sementara itu, istri wakil Gubernur Papua Barat, Ibu Rahimin Katjong, juga ikut membeli emas untuk kenang-kenangan dengan harga 50 juta bergambar Gubernur Papua Barat. Seorang pengusaha utusan dari Cina juga ikut membeli emas dengan gambar gubernur Papua.
Pengurus Kadin Pusat untuk Indonesia Timur, Andi Rukman Nurdin Karumpa yang membeli emas dengan lukisan wajah Oesman menilai ada keberhasilan bagi pengusaha Papua, terutama KAP Papua. Andi akan mengajak agar mereka (KWM) mengikuti pameran di Jakarta dan mengajak orang Indonesia untuk membeli emas dari Papua.
“Saya melihat ada keberhasilan. Dan ini harus didraif pemerintah. Kepingan yang saya beli ini akan saya pamerkan dan sampaikan di acara nasional supaya pengusaha yang lain tahu,” pungkas Andi.
(Sumber : Tabloidjubi.com)






Tinggalkan Komentar