Kondisi Gedung Karel Gobay Cukup Memprihatinkan
Kondisi gedung serba guna Karel Gobay yang terletak di depan bandara Nabire sangat memprihatinkan. Kini kondisi gedung itu dalam keadaan sangat rusak parah.
Jhoni Iyai, salah satu warga Nabire yang tinggal di Karang mengatakan, dulunya selain digunakan sebagai aula untuk menggelar berbagai kegiatan pemerintahan maupun swasta, ada juga beberapa fasilitas seperti warnet, tempat main bilyard, studio musik bahkan ada juga toko benda-benda budaya.
“Itu waktu Ap Youw menjadi bupati gedung serba guna karel gobay kondisinya bagus dan terrawat. Tetapi, begitu Isaias Douw (Bupati sekarang – red) jadi bupati, tidak ada perhatian sama skali dari pemerintah daerah. Ini sangat memprihatinkan,” katanya, (22/12) siang.
Menurut Iyai, selama lima tahun Isaias menjabat sebagai bupati, tidak ada wajah pembangunan yang signifikan. “Malah dulu Ap Youw jadi bupati, pembangunan sangat nampak,” terangnya.
Kata Jhoni, kalau pemerintah merawat dan menjaga gedung serba guna Karel Gobay dengan baik, bisa mendatangkan PAD yang besar. Dan hasilnya bisa memberikan kontribusi dalam pembangunan di Kota Nabire.
Sementara itu, Maklon yang juiga warga Nabire mengatakan, memang tidak ada pembangunan yang baik. Ia tidak tahu pemerintah daerah membangun apa selama ini.
“Yang ada juga hanya bikin pantai Nabire, pantai Gedo. Itu pun buat nama pantainya. Selain itu, tidak ada pembangunan yang nampak, sangat disayangkan,” katanya.
Hal yang sama disampaikan oleh mama Johana Marey, saat dijumpai di pasar Oyehe Nabire. Katanya, pemerintahan Nabire kali ini hanya mengurus kepentingannya saja, dan tidak memperhatiakan apa yang menjadi kebutuhan masyarakat.
“Kami ini hidup dari hasil jualan pinang. Kami tidak tahu pemerintah bikin apa. Kami punya anak-anak juga tidak pernah diberikan biaya pendidikan oleh Pemerintah Kabupaten Nabire,” tuturnya.
Kondisi bangunan gedung serba guna, memang gedunganya sudah tidak terawat dan rusak parah. Jendela-jendela tidak ada, pintu-intu sudah rusak parah. Selain itu, loteng gedung ini sudah lapuk. Atap seng sudah mulai terlepas-lepas. Sementar itu kondisi di dalam gedung itu sendiri, sudah penuh dengan sampah dan botol-botol minuman keras.
(JB)






Tinggalkan Komentar