News & Info
Home » Blog » Ketua Harian KONI Papua Barat Dijadikan Tersangka Dugaan Korupsi Dana Rehabilitasi Lapangan Softball

Ketua Harian KONI Papua Barat Dijadikan Tersangka Dugaan Korupsi Dana Rehabilitasi Lapangan Softball

Kejaksaan Negeri Manokwari menetapkan Ketua Harian KONI Papua Barat berinisial AR sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi dana rehabilitasi Lapangan Softball di Kompleks Bumi Marina Asri tahun 2012.

Saat itu, AR masih menjabat sebagai salah satu Kabid di KONI Papua Barat. Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Manokwari, Herman Harsono,SH mengatakan, penyelidikan kasus dugaan korupsi di KONI Papua Barat telah ditingkatkan ke penyidikan.

“Sprint penyidikan kasus korupsi di KONI Papua Barat saya sudah tandatangani tadi,” kata Kajari yang ditemui di ruang kerjanya, Rabu (4/9), sembari melanjutkan, pihaknya juga sudah menyampaikan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI di Jakarta selaku Suvervisor Kejaksaan. Selain itu, pihaknya juga sudah menyerahkan SPDP ke Kejaksaan Tinggi Papua di Jayapura mengenai penanganan kasus tersebut.

Diakuinya, sampai saat ini pihaknya belum memeriksa tersangka. Namun, pihaknya sudah mengantongi beberapa alat bukti yang menguatkan untuk ditingkatkan dari penyelidikan ke penyidikan. “Alat bukti sudah kuat untuk menetapkan tersangka,” tukasnya.

Kajari menargetkan, kasus dugaan korupsi di KONI Papua Barat tersebut selesai dalam tahun 2013 ini, sebab pihaknya telah mengantongi bukti-bukti kuat terkait tindak pidana korupsi tersebut. Selain itu, pembuktiannya tidak susah karena proyek tersebut fiktif.

Terpisah, Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Manokwari, Jhon Ilef Malamasang,SH,MH yang ditemui di ruang kerjanya menjelaskan, dalam penyelidikan telah ditemukan dana bantuan hibah yang dicairkan Pemprov Papua Barat ke KONI Papua Barat sebesar Rp 500 juta. Setelah dicek di lapangan, ternyata proyek tersebut fiktif. Pekan depan, pihaknya akan memeriksa delapan orang saksi, surat panggilan untuk kedelapan saksi tersebut sudah ditandatangani.

“Untuk kasus KONI Papua Barat ini, kita konsentrasi yang rehab lapangan Softball,” terangnya.

Sementara itu, Kasi Intel Kejari Manokwari, Erwin Saragih,SH,MH menegaskan, pihaknya di Kejari Manokwari sangat serius menangani kasus dugaan korupsi di KONI Papua Barat. Bahkan, perkara ini menjadi perhatian serius Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Papua E.S Maruli Hutagalung, sehingga pihaknya sangat serius dalam menangani kasus ini. “Setiap selesai pemeriksaan kita selalu laporkan ke Pak Kajati,” imbuhnya.

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar

  • MOSES
    18 Desember, 2013 17:50 pada 17:50

    MENURUT DATA KEMISKINAN NASIONAL UNTUK PROVINSI TERMISKIN DI INDONESIA YAITU PAPUA BARAT DAN PAPUA. MASIH BANYAK ORANG PAPUA YANG BERADA DI BAWAH GARIS KEMISKINAN , TAPI BANYAK PEJABAT YANG BELUM SADAR KALAU DIA DENGAN KORUPSI DIA MEMBUNUH KELUARGANYA SENDIRI.
    HIDUP KORIPSI DI PAPUA , PAPUA BUTUH PENGHIANAT – PENGHIANAT YANG SEKARANG MENDUDUKI JABATAN JABATAN DI PEMERINTAHAN UNTUK MEMBANTU MEMBUNUH MASYARAKAT PAPUA .

    BEBERAPA SEMINAAR YANG PERNAH SAYA IKUTI SEPERTI SEMINAR NASIONAL TENTANG EKONOMI , PASTI MENYEBUT PAPUA MERUPAKAN PROVINSI TERMISKIN DI REPUBLIK INI.KATA-KATA INI DANGAT MANIS UNTUK DI DENGAR OLEH MAHASISWA PAPUA YANG BERADA DI JAWA.

  • alex indow
    24 September, 2013 15:12 pada 15:12

    Ini Yang ketahuan 500juta, yang belum ketahuan puluhan milliar pak

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.