Kepala Kampung Putapa, Dogiyai, Bantah Dirinya Dicopot

Dogiyai – Kepala Kampung Putapa, Distrik Mapia Tengah, Kabupaten Dogiyai, Marius Degei, membantah pernyataan Sekretaris BPMK Dogiyai, Heron Agapa yang menyatakan bahwa dirinya dicopot dari jabatan tanpa hormat.
Menurut Degei, apa yang diungkapkan Heron adalah hal yang tidak berdasar, karena pencopotan jabatan Kepala Kampung didasarkan pada SK dari Bupati maupun Kadis BPMK Dogiyai.
Hal itu disampaikan Marius Degei kepada Nabire Net, Jumat (10/07).
“Bapak Heron Agapa kalau saya bisa mundur atau engkau mencopot saya dari jabatan Kepala Kampung ketika ada surat resmi yang dikeluarkan oleh Kepala Dinas BPMK Dogiyai bersama Bupati Kabupaten Dogiyai barulah saya bisa non aktif dari jabatan Kades ini,” kata Degei.
Sejauh tak ada surat pemberhentian dari Kadis BPMK maupun Bupati Dogiyai maka hal itu tidak berdasar.
“Kalau menyangkut pembagia BLT, itu sudah saya lakukan musrenbangkam bersama semua tokoh-tokoh masyarakat saat itu, semua tepuk tangan karena jujur, adil, akuntabilitas, transparan sehingga tidak ada persoalan. Namun kami melihat Bapak Agapa bicara seperti itu apa yang sungguh ada dalam hati dan pikiran anda,” ujar Degei.
Kata Marius Degei, rakyat Putapa lebih senang dan bahagia jika dirinya menjadi kepala kampung.
“Bila Bapak Agapa keberatan atau bicara di media online berarti kita ada pimpinan dan kita ada tempat untuk mengklarifikasi semua problem, karena di setiap masalah pasti ada solusinya,” pungkas Degei.
[Nabire.Net/Musa Waihaipai]





Tinggalkan Komentar