News & Info
Home » Blog » Kelompok Bersenjata Serbu Kantor Polisi Kulirik Puncak Jaya, Rampas 8 Senjata

Kelompok Bersenjata Serbu Kantor Polisi Kulirik Puncak Jaya, Rampas 8 Senjata

Kelompok kriminal bersenjata di Papua kembali beraksi, kali ini sekitar 20 orang melakukan penyerangan terhadap kantor polisi Subsektor Kulirik, Puncak Jaya, Papua, Sabtu kemarin (4/1).

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 16.00 WIB dan berhasil merampas delapan senjata api laras panjang dari kantor polisi tersebut berhasil dibawa para pelaku diantaranya senjata api AK 47 dua pucuk, mouser satu butir, SS1 lima pucuk, dan sejumlah amunisi.

“Pos Kulirik Distrik Mulia Kabupaten Puncak Jaya diserang oleh kelompok kriminal bersenjata  dengan jumlah masyarakat diperkirakan kurang lebih 20 orang. Jumlah anggota pos Kulirik sebanyak tujuh orang, namun pada saat kejadian anggota di pos tinggal dua orang karena yang lima orang sedang patroli ke kampung sekitarnya,” kata Kepala Bidang Humas Polda Papua AKBP Sulistyo Pudjo Hartono, Sabtu (4/1/2014).

Kejadian bermula saat lima anggota yang bertugas di Pos Polisi Kulirik sedang patroli, sementara satu anggota jaga sedang masak di dapur dan satu anggota lainnya berjaga.

“Pelaku mendobrak pintu depan dan sempat terjadi tarik menarik antara petugas dengan pelaku yang mengambil senjata,” ucapnya.

Karena kalah jumlah, dua anggota kepolisian akhirnya memilih menyelamatkan diri lewat pintu belakang dan masuk ke sungai. Setelah itu petugas yang berhasil melarikan diri melapor ke Polres.

Berdasarkan laporan tersebut, anggota Brimob pun diturunkan dan langsung melakukan pengejaran, bersama anggota Polres dan TNI.

“Para pelaku melarikan diri ke gunung dengan mengeluarkan tembakan beberapa kali,” katanya.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, sementara satu pleton anggota Brimob bersama anggota Polres dan TNI masih melakukan pengejaran terhadap para pelaku.

“Pemeriksaan internal oleh propam akan di lakukan. Team olah TKP dari Polda diturunkan, Brimob dari Jayapura, serta tim dari Mabes Polri akan diperbantukan untuk melakukan pengejaran kepada para pelaku,” ungkapnya.

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar

  • jonathan
    6 Januari, 2014 12:22 pada 12:22

    Hati 2….senjata itu di pakai utk membunuh aparat dan org tidak bersalah….kalau di beri tanggung jawab..laksanakan sebaik mungkin….jgn gegabah.

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.