Kabid Propam Polda Papua Investigasi Lokasi Kejadian Penembakan Siswa SMA Negeri Deiyai
Kabid Propam Polda Papua, Kombes Pol Usman H.P dan rombongan jumat (19/10) tba di lokasi tempat kejadian perkara penembakan 23 september lalu di wagete kabupaten Deiyai.
Kedatangan Kabid Propam Polda Papua ini dalam rangka melakukan investigasi di lokasi kejadian penembakan yang menewaskan salah seorang warga sipil siswa SMA negeri Deiyai, Alpius Mote. Selain mengunungi lokasi TKP di pasar wagete, Kabid Propam juga melakukan pertemuan dengan tokoh-tokoh masyarakat dan keluarga korban serta aparat keamanan setempat. Dalam pertemuan tersebut, keluarga korban melarang saksi dalam kejadian ini untuk memberi keterangan kepada pihak kepolisian.
Untuk melakukan proses penyelidikan, Kabid Propam dan rombongan membawa salah seorang anggota polisi Polres Paniai yang diduag mengetahui kejadian tersebut ke Jayapura.
Disinyalir, kejadia penembakan dilakukan oleh oknum aparat yang panik dan membela diri saat diserbu massa dalam jumlah besar dan berigas serta menggunakan senjata panah, parang, dan batu. Kejadian dipicu oleh warga yang marah terhadap aparat polisi setempat yang melakukan razia senjata tajam, miras, dan judi togel.
Dalam kejadian tersebut, satu orang anggota TNK dan satu orang anggota Brimob dipukul massa. Senjata laras panjang milik anggota brimob rusak terkena hantaman batu. Dan sebuah mobil pick up milik satpol PP Setda Deiyai hancur dirusak massa.
Polda Papua masih terus melakukan pendalaman dan belum diketahui pasti siapa oknum pelaku penembakan yang menewaskan siswa SMA Negeri wagete, Alpius Mote.
(Nabire.net / Reyner Windesi)






rudolfo
usut sampai tuntas, kalau terbukti polisi salah hukum, kalau masyarakat, ada yg salah jg, hukum !!!! ini negara hukum bukan negara koboi.