INFO NABIRE
Home » Blog » Jokowi-JK Unggul Unggul Pada Pleno Perhitungan Suara Di Kabupaten Deiyai Papua

Jokowi-JK Unggul Unggul Pada Pleno Perhitungan Suara Di Kabupaten Deiyai Papua

1

Pleno perhitungan suara calon presiden (Capres) oleh Panitia Pemungutan Distrik (PPD) kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Deiyai yang dilakukan di Balai Sosial Katolik (Soskat), Distrik Tigi, pasangan Capres nomor urut 2, Jokowi-JK meraih surat terbanyak dibanding Capres nomor urut 1, Prabowo-Hatta.

Jumlah suara yang diperoleh dari masing-masing pasangan Capres, yakni pasangan nomor urut 1 sebanyak 5.628 suara dan pasangan nomor urut 2 sebanyak 41.970 suara, dari jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) sebanyak 47598 pemilih.

Ketua KPU Kabupaten Deiyai, Medeks Pakage mengatakan, pleno perhitungan suara telah dilakukan. Selanjutnya, akan dilaporkan kepada KPU provinsi. “Sebagai barang bukti, saksi dari kedua Capres agar fotocopy berita acara yang ditandatangani anggota KPU dan saksi Capres,” katanya, di Balai Soskat, Wakeitei II, Distrik Tigi, Kabupaten Deiyai, Papua, Senin (14/7).

Medeks memaparkan hasil perolehan suara dari masing-masing distrik yang ada di Kabupaten Deiyai, yakni Distrik Tigi, nomor urut 1 meraih 450 suara dan nomor urut 2 sebanyak 11016 suara. Di Distrik Tigi Barat, nomor urut 1 sebanyak 3810 suara dan nomor 2 sebanyak 15612 suara.

Untuk Distrik Tigi Timur, nomor urut 1 sebanyak 579 suara dan nomor urut 2 sebanyak 8942 suara. Distrik Kapiraya, nomor urut 1 sebanyak 712 suara dan nomor urut 2 sebanyak 2000 suara. Sementara di Distrik Bouwobado, nomor urut 1 sebanyak 77 suara dan nomor urut 2 sebanyak 4400 suara.

Ketua Tim Sukses Koalisi Jokowi-JK, Maksimus Takimai mengatakan, pada prinsipnya dirinya sangat apresiasi kepada kelima anggota KPU yang menyelenggarakan pleno perhitungan suara dalam keadaan yang aman.

“Publik telah mengetahui, di Kabupaten Deiyai, pasangan Capres nomor urut 2, Jokowi-JK menang. Jadi, kami tetap akan kawal perolehan suara hingga suara dari Deiyai bisa sampai di tingkatan paling atas (KPU pusat),” ungkap Maksimus yang juga Ketua DPC PDIP Kabupaten Deiyai ini.

Maksimus berharapa agar KPU Deiyai tak menghilangkan satupun suara di pertengahaan jalan. “Sebab, satu suara sangat berarti bagi Capres nomor 2, Jokowi-JK. Suara rakyat adalah suara Tuhan dan kami yakin, KPU akan laporkan sesuai perolehan suara dari lapangan,” katanya.

(Tabloidjubi)

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.