INFO NABIRE
Home » Blog » Ibadah Minggu Pagi 21 Juni 2015, GKI Siloam Sanoba Nabire

Ibadah Minggu Pagi 21 Juni 2015, GKI Siloam Sanoba Nabire

b

(Dok.GKI Siloam Sanoba)

Salomo sebagai penulis kitab Amsal dan juga seorang raja mengetahui bahwa nama yang melekat pada setiap individu lebih berharga dari pada harta kekayaan apapun.

Sehingga setiap orang bertanggung jawab untuk menjaga nama baiknya dengan tidak melakukan hal-hal yang tercela, agar nama orang tersebut tetap baik dan dihargai.

Sabagaimana kata Raja Salomo, Perak dan emas tidaklah berarti jika di sandingkan dengan nama baik,  harga diri sebagai manusi dan juga mahluk ciptaan Tuhan yang mulia tidak dapat dibeli atau ditukarkan dengan bendah apapun.

Demikian kutipan khotbah minggu pagi (21/06) di Gereja GKI Siloam Sanoba Nabire, yang dipimpin oleh Guru Jemaat, G.Kemo.

Mengangkat khotbah dari Amsal 22-16, Grj.G.Kemo mengatakan, banyak orang dewasa ini berusaha untuk menjaga nama baik mereka dengan melakukan berbagai hal agar dihargai oleh orang, dan tidak sedikit yang melakukan hal-hal yang tidak pantas untuk memperoleh nama baik atau namanya menjadi terkenal seperti pergi ke dukun dan menggunakan kuasa-kuasa kegelapan agar orang menjadi simpati terhadap dia, serta berlaku baik dengan memberikan sedekah tapi ternyata uang yang diperoleh merupakan hasil tindak kejahatan korupsi.

Sebagai orang kristen kita tidaklah dituntut untuk melakukan hal-hal tersebut karena Tuhan mengetahui setiap pribadi kita. Yang dituntut oleh Tuhan adalah bahwa sebagai orang kristen kita harus menunjukan cir-ciri pengikut Kristus Yesus yakni menjaga perbuatan kita agar tidak ternodah dan tercelah serta mengasihi Tuhan dengan segenap hati dan jiwa kita, maka didalam pendangan manusia dan Tuhan nama kita tetap baik.

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.