INFO PAPUA
Home » Blog » Honor Perawat Di Paniai Belum Dibayar, Berharap Mujizat Natal

Honor Perawat Di Paniai Belum Dibayar, Berharap Mujizat Natal

(Marinus Gobai)

Paniai – Hingga saat ini, tenaga honor baik di RSUD, GSI dan Puskesmas yang ada di kabupaten Paniai, mengakui belum mendapatkan upah hasil keringat mereka, padahal perayaan natal dan tahun baru sudah tinggal menghitung hari.

“Cerita itu ketika musim panas pecah di wilayah tetangga di Waghete Tigi-Deiyai, para pelayan kemanusiaan tidak mau tidur, mata mereka merah, tidak tidur 1×24 jam sepanjang musim panas itu tiba. Mata semerah matahari tetap bertahan di meja kecil berbentuk persegi panjang itu”, ungkap Marinus menggambarkan kerja keras para perawat honorer.



Itulah sekelumit curahan hati para mantri dan suster honorer yang bekerja keras di RSUD Paniai pasca kerusuhan Deiyai pecah Agustus lalu.

“Honor mereka tidak sama dengan kerja dan profesi mereka sebagai pelayan kemanusiaan akan tetapi upah mereka perlu di perhatikan pihak yang mengontrak para pekerja kemanusiaan itu. Apakah upah mereka tidak dibayarkan karena mereka tidak bekerja, malas, bolos, etos kerja rendah ?”, katanya.

Nasib para perawat honor tak jauh beda dengan nasib para guru honor di kampung-kampung yang mempertanyakan upah mereka, namun pemerintah kabupaten Paniai seakan tak bergeming dengan berbagai macam alasan.

“Natal sebentar lagi akan tiba, Yesus Kristus akan lahir di dunia. Mereka para honorer butuh yang untuk mencukupi kebutuhan keluarga mereka jelang natal. Apakah mujizat itu akan terjadi ?”

Semoga damai natal memberikan pencerahan nilai dasar kemunisaan yang adil dan beradab.

Terpisah, saat Nabire.Net meminta tanggapan Bupati Paniai terkait kebenaran isu ini, Bupati Paniai tidak membalas pesan whatsapp dari Nabire.Net, walaupun pesannya sudah dibaca.

[Nabire.Net/Marinus Gobai, S.P]

Post Related

Leave a Reply

Your email address will not be published.