News & Info
Home » Blog » Harga Bawang Merah Melonjak Lagi Di Papua

Harga Bawang Merah Melonjak Lagi Di Papua

Minimnya stok bawang merahdi Papua dalam beberapa hari ini membuat harga bawang melonjak. Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setda Provinsi Papua, Ellia Loupatty menegaskan, naiknya harga bawang merah di Papua disebabkan dua hal yakni produksi lokalnya yang terbatas dan pasokan dari luar Papua yang juga terbatas.

Menurutnya, berdasarkan hasil pantauan di sejumlah pasar tradisional dan supermarket yang ada di Kota Jayapura, komoditas bawang merah di pasaran cukup langka. Harganyapun mencapai Rp 130 ribu per kilogram atau naik hingga empat kali lipat dari harga biasanya yakni Rp 30 ribu perkilogram.

“Produksi bawang merah lokal kita sangat terbatas, yang kedua kiriman dari luar Papua juga terbatas karena kondisi yang ada. Itulah yang berakibat misalnya harga bawang merah cukup dan Indonesia rata rata memang bawang merah diatas Rp 90 ribu ke atas,” tutur Elia.

Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setda Provinsi Papua, Ellia Loupatty berharap, para pedagang tidak menaikkan harga yang terlalu mahal. Sehingga tidak menyulitkan masyarakat yang membeli. Terutama masyarakat yang memiliki keterbatasan ekonomi.

Ditanya soal alasan tidak digunakannya lahan pertanian yang cukup luas di Papua untuk memproduksi bawang merah, Elia mengaku kondisi lahan pertanian di Papua berbeda-beda di setiap wilayah. Ada beberapa daerah yang memang memproduksi bawang merah, namun tidak bisa bertahan lama. Sebab curah hujan yang tidak menentu kerap membuat gagal panen.

(Sumber : KBR68H)

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.