Gubernur Provinsi Papua Lukas Enembe, S.I.P., M.H., yang melakukan kunjungan kerja (Kunker) sehari ke Dekai, Kabupaten Yahukimo, selain meresmikan gedung Gereja GIDI Jemaat Braza, gubernur juga melakukan tatap muka dengan masyarakat Kabupaten Yahukimo di halaman Kantor Bupati Kabupaten Yahukimo yang baru, Kamis (19/9) kemarin sore sekitar pukul 16.00 WIT.
Acara tatap muka ini merupakan silaturrahmi Gubernur Papua Lukas Enembe, S.I.P., M.H., dengan seluruh masyarakat Kabupaten Yahukimo.
Karenanya dalam kesempatan tersebut, gubernur menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat Kabupaten Yahukimo, sebab pada tanggal 15 September 2013 lalu seharusnya dirinya datang, namun dengan kondisi kesehatan yang tak memungkinkan, sehingga dirinya tak datang berkunjung ke Kabupaten Yahukimo.
“Saya menyampaikan permintaan maaf kepada seluruh masyarakat Kabupaten Yahukimo karena pada tanggal 15 September 2013 lalu saya berhalangan hadir karena kondisi kesehatan saya tidak memungkinkan dan juga semenjak saya dilantik menjadi gubernur pada 5 bulan lalu baru hadir disini, namun setau saya hal itu yang dirindukan oleh masyarakat Yahukimo tapi kita punya budaya di gunung, yakni membuat sesuatu kepada orang lain atau melayani masyarakat Papua yang ada di daerah lain terlebih dahulu,” ucap gubernur.
“Jadi, kita berkebun dan pelihara babi untuk kasih makan orang lain. Inilah budaya kita yang ada di gunung. Saya pikir kalau kita sebagai orang gunung sudah ada yang menjadi gubernur, itu artinya kita juga harus pikirkan membuat sesuatu kepada orang lain. Ya, itu budaya yang melekat di kita guna melayani semua masyarakat,” ujar gubernur lagi.
Kata gubernur bahwa orang pegunungan bukan orang miskin, orang pegunungan bukan pemberontak, orang pegunungan bukan peminta – minta, orang pegunungan punya harga diri dan martabat.
“Hari ini kekuasaan kita sudah ambil alih atau pemerintahan sudah dipegang oleh orang gunung. Oleh karena itu, saya minta agar kita semua menjaga ini dan kita tunjukkan yang terbaik untuk Papua. Yakni damai dan sejahtera kita harus ciptakan di atas tanah ini. Jadi, kita tunjukkan bahwa kita juga bisa memimpin Papua,” tegas gubernur.
Kata gubernur, bahwa acara tatap muka ini merupakan saat yang sangat baik untuk saling bersilaturahmi, bertukar pikiran dan berbagi informasi tentang hal -hal yang telah diperbuat pemerintah bagi seluruh rakyat Papua.
Lebih lanjut lagi gubernur menekankan kepada seluruh masyarakat Kabupaten Yahukimo pentingnya kerjasama dan menjaga situasi kondisi keamanan dalam mendukung sukses jalannya pemerintahan khususnya di Provinsi Papua, serta senantiasa meningkatkan kepedulian dan kepekaan terhadap semua masyarakat Papua.
Kemudian yang tak kalah penting adalah untuk selalu mendidik, membina, membimbing dan membesarkan anak dengan pendidikan yang baik dimulai dari lingkungan keluarga, sehingga menjadi manusia yang bisa dibanggakan kelak.
Dalam acara tatap muka yang juga turut dihadiri Bupati Yahukimo Dr. Ones Pahabol, S.E., M.M., Pangdam XVII Cenderawasih Mayjend TNI Drs. Christian Zebua, M.M., Ketua Sinode GIDI Papua Pdt. Lipiyus Biniluk, S.Th., dan Kepala Biro (Karo) Humas dan Protokoler Provinsi Papua Drs. F. X. Motte, M.Si, serta bersilaturrahmi dengan kepala kepala suku yang ada di Kabupaten Yahukimo.
Usai tatap muka Gubernur Provinsi Papua Lukas Enembe, S.I.P., M.H., juga memberikan sumbangan kepada masyarakat Kabupaten Yahukimo.
Tinggalkan Komentar