Partai Golkar kembali mengingatkan agar pemerintah dan partai-partai lain memperhatikan komunikasi dengan masyarakat secara langsung guna mencegah terjadinya konflik seperti yang terjadi di Papua Tengah.
Menurut Wakil ketua komisi II DPR RI dari fraksi Partai Golkar, Agun Gunandjar berdasarkan kajian Partai Golkar masyarakat di Papua Tengah tidak mendapati sosialisasi yang cukup dari institusi-institusi terkait sehingga harus berhadapan dengan pihak aparat.
“Iklim politik saat ini masih belum kondusif bagi upaya pemekaran wilayah. Pasalnya, sejumlah pemekaran yang sudah dilakukan juga belum dianggap berhasil meski telah menyerap APBN sangat besar,” ujarnya di Media Center BKPP Pusat Partai Golkar, Kamis (17/10).
Meski demikian, lanjut dia, Partai Golkar mengapresiasi semangat pemekaran wilayah yang dimaksudkan demi pemerataan kemakmuran dan akan diproses sesuai dengan perundang-undangan.
Selain Papua Tengah, menurut Agun, DPR sejak tahun lalu mendapat pengajuan dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara yang meminta dilakukan pemekaran wilayah. “Usulan bagus, tapi jangan tergesa-gesa sebagai catatan.”
Tinggalkan Komentar