News & Info
Home » Blog » Dana PON Di Papua Diperkirakan 5 S/D 6 Trliun

Dana PON Di Papua Diperkirakan 5 S/D 6 Trliun

Gubernur Papua, Lukas Enembe memperkirakan sedikitnya dibutuhkan dana Rp 5 hingga 6 trilliun untuk pembangunan infrastruktur dan fasilitas olahraga guna menyukseskan rencana Pekan Olahraga Nasional (PON) ke XX pada 2020 di Papua.

Menurutnya, jika Papua menjadi tuan rumah PON 2020, akan ada kemajuan yang luar biasa terjadi. Dari segi ekonomi akan bertumbuh, karena berbagai fasilitas infrastruktur akan dibangun.

“Jadi kalau kehadiran PON luar biasa kemajuan akan terjadi ekonomi akan bertumbuh berbagai fasilitas infrastruktur akan kita bangun. Jadi kebutuhan dana sekitar Rp 5 sampai 6 triliun. Ini akan terserap di seluruh Provinsi Papua. Sebagian besar kami sudah bangun di wilayah Mimika dan dikerjakan oleh Freeport,” tutur Lukas.

Gubernur Papua, Lukas Enembe menjelaskan pembangunan infrastruktur dan sarana olahraga sudah dimulai dengan peletakan batu pertama pembangunan Great Sport Center di Kabupaten Mimika. Dia meyakini pembangunan kawasan sport center ini bakal menjadi yang termegah di Asia Tenggara.

Untuk anggaran pembangunannya, aku Lukas, semuanya dibiayai oleh PT Freeport Indonesia dengan total anggaran mencapai 25 juta US$ atau sekitar Rp 250 milliar. Sementara pemerintah setempat hanya menyediakan lahannya.

Pembangunan fasilitas olahraga dan infrastruktur penunjang lainnya di sejumlah wilayah di Papua juga akan dibangun mulai tahun depan. Seperti di Jayapura, Biak, Jayawijaya, Merauke.

Tim Papua menuju PON 2020 mengklaim, hingga saat ini setidaknya sudah ada 22 dari 33 Provinsi di Indonesia yang mendukung Papua sebagai tuan rumah. Dua diantaranya menyampaikan dukungan secara lisan, sementara lainnya disampaikan secara tertulis.

(Sumber : KBR68H)

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.