Bupati Kabupaten Paniai, Hengki Kayame, SH, MH berkomitmen untuk memberantas HIV-AIDS di kabupaten itu. Komitmen itu dinyatakannya melalui pemeriksaan setiap para Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), SMP, SMA/SMK dan masyarakat umum, termasuk bupati, wakil bupati, Setda, Asisten.
Ketika ditemui Selasa (17/12), ia mengatakan, virus mematikan ini sudah memakan ratusan jiwa di Paniai.
“Penyakit ini sangat merugikan masyarakat Paniai, sebab kearifan lokal masyarakat mulai terkikis, sebab, sekitar 11- 17 Izin Usaha, tetapi yang berjalan 3 izin pengusaha yang beroperasi di sana, akibat dari perusahaan dulang emas, maka hubungan seks bebas semakin meningkat,’ katanya.
Ia mengatakan, di daerah itu disebutkan istilah ‘siang dulang emas, malam B3T (Bar, Bir, Bor dan Togel). Dari hasil pemeriksaan kata dia, pelajar siswa yang terdeteksi 80 %, sedangkan para SKPD Birokrasi Setda Pemerintah Kabupaten bersama seluruh jajarannya sudah diperiksa, tapi hasilnya saat ini masih bersifat rahasia.
Bupati Hengky, dalam kepemimpinannay selama 100 hari delapan bulan, lebih memberantaskan penyakit AIDS dan HIV supaya masyarakat hidup tentaram, mandiri, sehat, sejahtera, dan menuju keluarga yang harmonis.
“Dulu Kabupaten Paniai banyak korban jiwa, dan kekacauan terjadi dimana-mana, mayat manusia seperti mayat binatang melintang di depan mata kami, dan banyak persoalan di Paniai. Namun saat ini sudah mulai kita amankan suasana yang kondusif dan menuju ketentaraman yang damai dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” katanya.
Setda Kabupaten Paniai, Ir. P. Tangke Rombe, MH menambahkan, kepemimpinan bupati Paniai dan wakilnya sekarang sedikit tegas untuk memberantas semua aktor masalah. Disebutkan, dulu masyarakat tidak aman, sebab disana hanya tempat, menembak warga sipil dengan TNI dan Polri, masyarakat dengan masyarakat berjatuhan korban.
Menurut dia, bupati Paniai berkomitmen untuk memberantas semua akar masalah yang terjadi. Tidak hanya HIV-AIDS, tetapi juga judi togel, miras, bilyard dan OPM.
“Sudah kita satukan persepsi untuk kabupaten Paniai yang kita cintai,” katnya.
Ketua Dewan Adat Papua, John Gobai menyambut baik kepemimpinan bupati Hengki.
“Kami merupakan suara rakyat bagaimana dapat memimpin masyarakat yang membutuhkan pelayanan yang transparan kepada rakyatnya, karena bupati telah melakukan banyak perubahan Paniai saat aman dan kondisif ttermasuk pemberantasan AIDS dan HIV di Paniai,” katanya.
Tinggalkan Komentar