Bupati Nabire : “Khusus Untuk Kabupaten Nabire Tes CPNS Online Kami Tolak”
Gelombang protes terhadap penerapan tes online CPNS 2018 di seluruh Indonesia, terus berlangsung, demikian halnya yang dilaksanakan di Nabire, kamis siang (20/09).
Selain di Nabire, sejumlah kabupaten lain telah menggelar aksi yang sama seperti di Deiyai, Dogiyai, Mimika bahkan di Jayapura.
Bupati Nabire, Isaias Douw S.Sos M.AP yang menemui para pendemo kamis siang (20/09) menegaskan bahwa dirinya akan menyampaikan hal ini kepada pemprov maupun pusat.
Dirinya sepakat dengan apa yang disuarakan oleh massa yang menganggap bahwa tes CPNS online akan sangat menyulitkan di Papua, khususnya di wilayah Meepago, karena sejumlah kendala diantaranya jaringan internet yang belum memadai.
Isaias juga menuturkan bahwa ia menolak tes online di Nabire karena tidak mengakomodir banyaknya pencari kerja yang berasal dari wilayah Meepago.
“Khusus untuk Kabupaten Nabire Tes CPNS Online kami tolak, dan kami tetap tidak setuju untuk membuka pendaftaran Online karena banyak ade-ade di daerah ini belum bisa ikuti tes ini,” tutur Bupati Douw seperti dilansir Nabire.Net dari RRI Nabire.
Bupati Douw juga minta tidak disalahkan apabila tidak ada kuota untuk kabupaten Nabire dalam tes CPNS Online tahun 2018 ini.
Massa dalam demo tersebut meminta agar pemerintah dapat melihat dengan jelas kebutuhan di daerah dan menetukan kuoa yang dibutuhkan khususnya di Papua yang merupakan daerah otsus.
Selain itu banyak orang Papua yang belum memiliki E-KTP yang dapat menjadi masalah pada penerimaan tes CPNS tahun 2018 ini.
Massa menegaskan, jika persoalan ini tidak ditanggapi, maka mereka akan memboikot Pemilu Presiden 2019 mendatang.
[Nabire.Net/Arnold.S]



Lidia
Tdk tes online yg penting kam jujur,supaya ank2 papua yg jd pegawai tu yg otak bagus,bukan ke kantor parkir2 lalu habis bulan trima gaji…tra bisa bikin apa2(otak mati)..tes itu lihat yg aktif sknya baru diangkt bukan..yg pegawai siluman…
kindarto dan boti
Betul…