News & Info
Home » Blog » Banyak Peserta Yang Tidak Ikut Tes CPNS Di Wamena

Banyak Peserta Yang Tidak Ikut Tes CPNS Di Wamena

Pelaksanaan tes penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang serentak dilaksanakan di seluruh Provinsi Papua khususnya di Kabupaten Jayawijaya, Senin (4/11) berjalan dengan baik dan lancar.

Untuk Kabupaten Jayawijaya sendiri, dengan membuka kuota sebanyak 64 formasi dengan rincian untuk formasi umum tahun 2013 ini yang akan diterima hanya 50 orang, kemudian ditambah dari tahun 2010 yang tersisa 14 formasi yaitu K2 atau tenaga honorer sehingga totalnya 64 orang sesuai dengan jabatan-jabatan yang diusulkan.

Dari jumlah peserta tes yang terdaftar di Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Jayawijaya sebanyak 1.365, dengan perincian untuk K2 (tenaga honorer) sebanyak 735, kemudian untuk pendaftar formasi umum sebanyak 630 orang, namun ada sekitar 50-an orang untuk formasi umum yang tidak hadir dalam tes CPNS tersebut.
Pembukaan tes di lakukan di SMA Negeri 1 Wamena yang dibuka secara langsung oleh Asisten I Setda Kabupaten Jayawijaya, Drs. Chris Manuputi mewakili Bupati.

Dalam arahannya yang membacakan sambutan Gubernur Papua, Lukas Enembe, S.IP, MH dikatakan, penerimaan Pegawai Negeri Sipil merupakan bagian dari sistem perencanaaan sumber daya aparatur yang arah dan tujuanya untuk mencari serta mendapatkan sumber daya manusia yang memiliki kemampuan dan keterampilan yang dibutuhkan.

“Berdasarkan pengamatan dan analisis kebutuhan pegawai untuk tahun anggaran 2013, telah disusun suatu kebutuhan dengan kualifikasi pendidikan yang dicari, seperti yang sedang berlangsung saat ini,” ujar Gubernur dalam sambutannya.

Dijelaskan Gubernur, proses penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil tahun 2013 dilakukan tidak jauh berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Diantaranya dilakukan secara nasional, dengan tata cara nasional meliputi materi soal dengan sistem biodata dan lembar jawaban komputer, yang semuanya dikerjakan dan diperiksa melalui mekanisme mesin komputer.

Hal ini ditempuh, agar dapat dijaring secara objektif dan transparan tenaga-tenaga yang dibutuhkan, sekaligus memperkecil ruang gerak bagi siapa saja yang menghalalkan cara-cara KKN yang sedang disoroti oleh masyarakat dan disikapi secara positif.

Maka dari itu Gubernur berharap agar setiap peserta tes dapat bersainglah secara sehat dan cerdas, perhatikanlah bahwa peluang untuk berhasil ditentukan oleh diri sendiri, dari kemampuan sendiri dan dari kesiapan yang matang serta kejujuran.

“Kelulusan peserta tes pada hakekatnya ditentukan oleh diri sendiri, tidak ada jaminan dari siapa pun untuk dapat meloloskan peserta tes,” tegasnya.

Pelaksanaan tes CPNS di Kabupaten Jayawijaya sendiri dilakukan di dua tempat, yaitu di SMA Negeri 1 Wamena untuk tenaga honorer (K2), SMP Negeri 1 untuk formasi umum.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah Jayawijaya, Fabianus T. Wuka, SE, M.Si ketika ditemui wartawan di SMP Negeri 1 Wamena mengakui bahwa dari sekian banyak peserta tes, cukup banyak yang tidak hadir ikuti tes.

“Setelah kita pantau secara dekat di dua tempat, banyak ditemukan peserta tes CPNS yang tidak hadir, yang tidak hadir ini kami percaya mereka mengikuti tes juga di daerah pemekaran lainya di Pegunungan Tengah ini,” terang Fabianus.

Dijelaskanya, bagi peserta tes yang tidak hadir sudah dianggap mengundurkan diri dan gugur secara sendiri. “Kami lihat peserta dapat mengerjakan seluruh lembar LJK dengan baik. Setelah tes ini kami akan tunggu hasilnya, kalau lolos akan dilakukan sesuai prosedur di BKD. Hari ini juga soal-soal kita akan musnahkan, hasil LJK nya akan dikirim ke provinsi untuk dibawa ke pusat dan dinilai,” tandasnya.

(Sumber : Tabloidjubi)

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.