News & Info
Home » Blog » Aparat Polres Nabire Gagalkan Rencana Aksi Demo KNPB

Aparat Polres Nabire Gagalkan Rencana Aksi Demo KNPB

2

Demo Rakyat Papua di Nabire yang dikoordinir KNPB dan PRD diwarnai penangkapan 14 aktivis KNPB. Padahal, aksi dalam rangka peringati demokrasi internasional itu hendak dilakukan secara damai dan bermartabat. 

Menurut pantauan, aksi damai yang dimulai di tiga titik kumpul dikuasai oleh Polisi dan Tentara sejak pagi. Massa yagen menuju ke titik kumpul tiba-tiba ditangkap tanpa kompromi oleh anggota Polres Nabire.

Sebanyak 14 orang diantaranya yakni Otto Kudiai, Yafet Keiya, Anipa Pigai, Agustina, dan Yulianus Nawipa  mengalami pukulan.

Koordinator dari arah Siriwini, Deserius Goo dan Yafet Keiya yang mengkoordinir massa dari Pasar Karang ikut ditangkap. Semua perlengkapan aksi diambil alih Polisi.

Mendengar anak buahnya ditangkap, ketua KNPB wilayah Nabire, Sadrak Kudiai dan beberapa rekan-rekannya mendatangi Kapolres, tempat anak buahnya ditahan untuk meminta penjelasan karena dua hari yang lalu surat izin sudah masuk ke pihak polisi.

Ketika diminta penjelasan atas penangkapan anak buahnya oleh Sadrak Kudiai, pihak kepolisian tidak memberikan keterangan jelas. Yang mereka katakan adalah kami hanya menjalankan mandat dari POLDA Papua.

Mereka akhirnya dikeluarkan dari Polres Nabire atas desakan Ketua Parlemen Wilayah Meepago, Habel Nawipa.

Habel menyatakan bahwa wilaya Meepago mendukung Komitmen Powes Parkop, gubernur Port Moresby atas Kompanye Sorong to Samarai. Habel juga menyatakan bahwa walau diblokade polisi, namun semua rakyat tahu dan terus berdoa agar West Papua jadi anggota MSG, juga berterima kasih atas upaya Perdana Menteri Vanuatu yang akan angkat soal Papua di PBB.

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.