Amerika Dukung Penuh Papua Dalam Bingkai NKRI
Gubernur Provinsi Papua, Lukas Enembe,S.I.P., M.H., menerima kunjungan Perwakilan Duta Besar (Dubes) Amerika Serikat (AS) Bidang Pendidikan, James Petrick dan rombongannya. Pertemuan yang berlangsung Selasa (30/7) tersebut guna menindaklanjuti kerjasama Pemerintah Provinsi Papua dengan pemerintah Amerika Serikat dalam bidang pendidikan.
James Petrick, mengatakan, pertemuaannya dengan Gubernur Papua, Lukas Enembe, S.I.P., M.H., dalam rangka membicarakan perkembangan pembangunan Papua, terutama membicarakan kelanjutan program pendidikan di Papua, dimana sebelumnya telah ada pembicaraan untuk membantu pemerintah Papua meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di Papua .
“Kami hanya bicara masalah kerja sama bidang pendidikan, menindaklanjuti pembicaraan dengan pak Dubes sebelumnya,” ungkapnya kepada wartawan usai pertemuan tersebut di Kantor Gubernur Papua, Selasa, (30/7).
Menurutnya, saat ini komitmen Pemerintah AS untuk turut memberikan kontribusi nyata bagi Papua didalam melaksanakan kegiatan pembangunan, karena diketahui bahwa hanya melalui SDM yang berkualitas, Papua bisa maju, mandiri dan sejahtera.
Sementara itu, Gubernur Papua, Lukas Enembe, S.I.P., M.H., secara singkat, menandaskan, selain membicarakan masalah pendidikan, tapi juga Diplomat AS datang untuk menyampaikan kebulatan tekad AS untuk mendukung Papua dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). “Kalau program-program kegiatan mereka adalah melalui USAID,” tandasnya.
(Sumber : BintangPapua.com)






rudi
setuju dg pendpat anda bung, jgn cuma ambil untungnya saja, harus ada simbiosis mutualisme
balleri kurios
Amerika yg sangat berkepentingan dgn Tanah Papua dapat dikatakan WAJIB menopang, bukan saja Pendidikan melainkan segi yg lain juga, karena kalau suatu ketika kontrak Free Port dibekukan niscaya Amerika akan mengalami masalah keuangan (ingat ketika Pasukan US sdh mobilisasi ke Irak, tiba² penyerangan ditunda krn ada penyerangan di Free Port saat itu ?) Tdk usah bicara Pemerintah US, kalau management FM saja lebih tulus & terbuka membantu seluruh Masyarakat Papua, bukan hanya segelintir org dr suku tertentu saja melalui Program Capital Social Responsibility yg lebih transparan maka pembangunan di atas TANAH INI akan lebih cepat berlangsung ke arah yg positif, bukan sebaliknya konflik berkepanjangan yg terjadi sekarang ini, mampukah kita bersama menciptakan PAPEDA ???
Papua Penuh Damai !!!
rudi
:sip: