Akhirnya Warga Distrik Wanggar Nabire Bisa Menikmati Listrik 24 Jam
Menunggu puluhan tahun untuk menikmati listrik menyala 24 jam adalah sesuatu yang membosankan bagi warga Distrik Wanggar di Kabupaten Nabire, Provinisi Papua. Bukanlah berlebihan bila warga Distrik Wanggar siang tadi, Rabu, (09/10/13) berpesta seteleh memastikan listrik di wilayah itu dinyatakan menyala 24 jam.
“Mulai hari ini, listrik di wilayah Distrik Wanggar akan menyala 24 jam,” kata Manager PLN Ranting Nabire, Manihar Hutagalung dalam sambutannya di hadapan warga yang memadati halaman Kantor Kampung Wiraska SP 1 Distrik Wanggar.
“Kami dari PLN menyampaikan terima kasih kepada Bupati Nabire yang telah mendukung kami dalam pemenuhan kebutuhan masyarakat. Anggaran PLN ranting Nabire tidak memungkinkan untuk memasang listrik di wilayah ini. Tetapi, dengan komitmen yang kuat dari pemerintah dalam hal ini Bupati Isaias, warga Wanggar bisa menikmati listrik 24 jam,” kata Manihar disambut tepuk tangan warga.
“Kami akan membuka kantor pelayanan di Wanggar untuk mengatasi kemungkinan gangguan jaringan. Kami mohon semua warga menjaga kabel listrik dengan tidak menanam kelapa atau tanaman yang mengganggu kabel listrik. Saya juga harap warga menghemat energi dan membayar untuk kepentingan operasional,” harapnya.
Pemandangan menarik terjadi saat giliran Bupati Nabire, Isaias Douw, S.Sos memberikan sambutan. Tepuk tangan meriah dari warga menyambut sambutan Bupati. “Selamat untuk Anda, warga Distrik Wanggar. Ini saatnya Anda menikmati listrik seperti di kota. Ini janji saya. Janji adalah utang dan kami berusaha untuk tepati,” kata Isaias mengawali sambutannya.
Lebih lanjut kata Bupati, “Listrik adalah kebutuhan utama. Maka, kita sudah perbaiki di wilayah Rawaudo, Distrik Topo, dan Distrik Yaro kita akan usahakan menyala juga pada bulan Desember mendatang.”
“Memang dalam aturan, ini tugas PLN sebagai Badan Usaha Milik Negara. Tapi, kalau PLN terkendala soal finansial untuk penuhi kebutuhan masyarakat, ya sampai kapan? Ini kondisi daerah dan kebutuhan masyarakat, maka pemerintah daerah menyediakan dana untuk PLN membangun jaringan listrik di beberapa wilayah termasuk di Distrik Wanggar,” kata Bupati.
“Kami mau masyarakat yang jauh dari kota harus menikmati listrik, jalan, fasilitas telepon, dan lainnya. Saya puas kalau orang kampung menikmati fasilitas negara,” kata Isaias di hadapan warga.
Ketika ditanya, Simon Tebay salah satu warga yang tinggal di distrik Wanggar mengungkapkan kegembiraannya.
“Ya, saya senang listrik nyala 24 jam. Anak-anak saya bisa belajar malam. Saya juga bisa kerja malam, macam mengupas kacang tanah hasil kebun saya. Saya juga bisa dengar radio dan nanti kalau beli TV bisa nonton Persipura. Dulu, kalau Persipura main, saya ke kota untuk nonton,” katanya serius.
(Sumber : Majalahselangkah)






Tinggalkan Komentar