INFO PAPUA
Home » Blog » Mengenal Tonggeret, Serangga Yang Jadi Cemilan Anak-Anak Di Distrik Mapia Tengah Dogiyai

Mengenal Tonggeret, Serangga Yang Jadi Cemilan Anak-Anak Di Distrik Mapia Tengah Dogiyai

Dogiyai – Serangga banyak dijumpai di Provinsi Papua. Diketahui terdapat sekitar 100.000 spesies serangga di Papua. Dari keseluruhan spesies tersebut, jumlah kumbang mendominasinya.

Di wilayah Meepago, serangga bahkan menjadi makanan favorit warga, salah satunya serangga jenis tonggeret. Serangga ini cukup banyak diburu untuk dijadikan lauk.

Seperti dijumpai di Kampung Modio, Distrik Mapia Tengah, kabupaten Dogiyai, Papua. Anak-anak suku Mee disana suka menggunakan ranting pohon yang ujungnya diberi getah perekat untuk menangkap tonggeret.

Menangkap tonggeret adalah keasyikan tersendiri bagi anak-anak di Distrik Mapia, seusai pulang sekolah.

Serangga tonggeret ini hidup di pepohonan, dan suka mengeluarkan suara yang nyaring dan berlangsung lama. Disamping itu, tonggeret juga mudah didapatkan di pekarangan rumah ataupun kebun.

Diketahui, cara mengolah tonggeret ini pun sangatlah mudah. Tonggeret hasil tangkapan akan dibakar dan dimakan bersama-sama oleh anak-anak. Jika dibawa pulang, tonggeret ini biasanya dimasak dengan cara digoreng. Menurut mereka, tonggeret goreng memiliki rasa gurih dan lezat.

Badan Perserikatan Bangsa Bangsa memperkirakan pada tahun 2050 mendatang, jumlah penduduk dunia akan mencapai 9.7 Miliar. Dengan jumlah sebesar itu, tentu manusia terancam dengan bahaya kelaparan. Oleh karena itu, PBB menghimbau kepada para penduduk desa untuk mengkonsumsi serangga guna memerangi kelaparan.

Dengan kandungan gizi protein yang tinggi, demikian juga lemak dan mineral, serangga sangat efisien untuk dijadikan makanan yang ramah lingkungan.

Belajar dari warga Gunung Kidul Yogyakarta, serangga jenis belalang dapat diolah menjadi oleh-oleh khas, bahkan pada hari lebaran harganya bisa mencapai 400 ribu per kilogramnya.

Tonggeret di Dogiyai yang selama ini hanya dikonsumsi sebagai lauk sehari-hari, sebenarnya bisa diolah menjadi tonggeret goreng dan bisa dijual sebagai oleh-oleh khas Meepago.

Selain itu, olahan tonggeret goreng dapat dipromosikan sebagai camilan ekstrim khas Meepago. Olahan tonggeret ini dapat dijual di restoran yang sering dikunjungi turis. Namun tonggeret yang dijual ini harus memiliki kualitas pengolahan serangga yang terbaik.

[Nabire.Net/Hari.Suroto]


Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.