Wahai KKB, Apakah Kalian Tak Takut Tuhan Sehingga Kalian Membunuh Orang Yang Tak Bersalah ?

Nduga – Sebanyak 31 orang pekerja proyek jembatan di Kali Yigi-Kali Aurak, Distrik Yigi, kabupaten Nduga, jadi korban pembantaian oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Egianus Kogoya, pada hari Minggu, 2 Desember 2018.
Selain membantai 31 pekerja proyek dari PT. Istaka tersebut, kelompok Egianus juga menewaskan 1 prajurit TNI pada hari senin 3 Desember 2018.
Kelompok pimpinan Egianus ini memang kerap melakukan teror. Sebelumnya kelompok ini menyerang lapangan terbang di Kenyam, ibukota kabupaten Nduga, Juni 2018 lalu. Dalam insiden itu, satu pilot Trigana Air terluka, empat orang yang terdiri dari dua orang anak dan kedua orangtuanya tewas dibunuh serta dua orang terluka.Diketahui, Egianus didukung oleh 40 orang pengikut dalam melakukan aksi terornya tersebut.
Apa yang dilakukan Egianus dan kelompoknya menodai bulan Desember yang merupakan bulan yang membawa sukacita bagi umat kristiani.
Selain itu apa yang dilakukan KKB juga tidak sejalan dengan tuntutan penyelesaian HAM di Papua. Bahkan pelanggaran HAM yang dilakukan KKB adalah pelanggaran HAM kategori berat.
Apapun motif perjuangan KKB tidak seharusnya mengorbankan nyawa orang lain yang tidak bersalah, dan justru para pekerja itu sedang membangun Papua.
Para pekerja yang sedang mengerjakan proyek jembatan juga adalah manusia yang memiliki keluarga dan orang-orang yang mereka kasihi.
Bahkan agama apapun di muka bumi ini melarang keras untuk membunuh dan menghilangkan nyawa manusia, karena penghakiman adalah otoritas Tuhan semata sebagai pencipta manusia, bukan kuasa manusia. Apakah Egianus dan kelompoknya tidak takut Tuhan ? Ataukah mereka tidak mempercayai Tuhan ?
Seperti diketahui, dalam kasus penembakan yang terjadi Nduga, ada 12 warga yang selamat. Korban 12 orang tersebut langsung dievakuasi ke Wamena dengan menggunakan helikopter.
Mereka yang berhasil dievakuasi yaitu empat orang karyawan PT Istaka Karya. Tiga orang mengalami luka dan satu tanpa luka. Selain itu, enam orang pekerja di Puskesmas Distrik Mbua tanpa luka dan dua orang pekerja SMP Distrik Mbua juga berhasil dievakuasi.
Sedangkan 31 orang yang dibantai oleh KKB hingga saat ini belum berhasil dievakuasi karena lokasinya selain medannya berat, masih diblokir oleh KKB.
[Nabire.Net]




