Warga Di Berbagai Daerah Gelar Aksi Lilin Untuk Mengenang Korban Penembakan Di Deiyai
Sebagai bentuk solidaritas sekaligus ungkapan dukacita atas kasus penembakan yang terjadi di Deiyai, Papua, warga Papua di berbagai tempat menggelar aksi penyalaan lilin guna mengenang korban penembakan yang terjadi di Deiyai, agustus 2017 lalu.
Aksi solidaritas penyalaan lilin tersebut digelar di Jayapura, Jayawijaya, Manokwari, Yogya, Bali dan Bandung.
Di Jayapura, aksi digelar oleh sejumlah aktivis HAM, minggu malam 6 agustus 2017 di Perumnas 3 Waena dan di Taman Imbi, 1 agustus lalu.
Sementara aksi yang sama digelar di Kantor DPRD kabupaten Jayawijaya, sabtu malam 5 agustus 2017, yang dipimpin oleh aktivis HAM Papua, Theo Hasegem yang mengutuk kekerasan oleh oknum aparat di Deiyai.
Di Bandung, aksi dilakukan oleh Front Persatuan Rakyat dan Anti Militerisme (FPRAN) Kota Bandung. Dalam aksi tersebut, Jack Peyon selaku koordinator aksi mengatakan ini merupakan wujud rasa kemanusiaan dan keprihatinan terhadap tragedi penembakan tanggal 01 Agustus 2017 di kampung oneibo, Deiyai, yang menyebabkan satu warga ditembak dengan timah panas dan belasan warga lainya mengalami luka-luka.
Hal yang sama dilakukan Mahasiswa Papua dan Pro Demokrasi di Yogyakarta. Ketua Ikatan Mahasiswa Deiyai Yogyakarta, Faby Pigome, mengatakan, tragedi Deiyai adalah tragedi kekerasan militer murni yang dilakukan gabungan aparat keamanan di Deiyai. Kekerasan militer ini tidak manusiawi dan tidak melindungi dan melayani masyarakat Indonesia khusunya di Deiyai.
Sedangkan di Manokwari, aksi dilakukan oleh Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Papua, dan mendapat dukungan Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Papua Barat, Dewan Adat Papua (DAP) Wilayah III Domberai, Lembaga Masyarakat Adat Papua Barat dan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Papua (Unipa).
Tak mau ketinggalan, aksi yang sama juga digelar di Monumen Perjuangan Rakyat Bali, Renon, Denpasar, sabtu 5 agustus 2017. Uniknya aksi yang digelar di Bali dilakukan oleh para pemuda dari berbagai daerah yakni Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Bali dan NTT.anusia Papua.
Sedangkan di Deiyai sendiri, aksi solidaritas direncanakan akan digelar pada hari rabu esok, 9 agustus 2017, yang dilaksanakan oleh KNPI Deiyai.
[Nabire.Net]






Tinggalkan Komentar