INFO PAPUA
Home » Blog » Ini Penampakan Mapolsek Sugapa, Kabupaten Intan Jaya Yang Dibakar Massa

Ini Penampakan Mapolsek Sugapa, Kabupaten Intan Jaya Yang Dibakar Massa

a

(Kantor Mapolsek Sugapa yang dibakar massa/Foto. Yoakim Mujizau)

Seperti diberitakan sebelumnya, massa membakar habis Mapolsek Sugapa kabupaten Intan Jaya, sabtu (28/08) dipicu penembakan yang dilakukan Brimob yang menewaskan salah seorang pelajar bernama Otianus Sondegau.

Nabire.Net berhasil mendapatkan foto saat Mapolsek Sugapa dibakar massa (28/08) dari seorang sahabat bernama Yoakim Mujizau. Selain itu juga foto korban Otianus Sondegau.

12345

Hingga saat ini, Kepolisian Daerah Papua belum bisa menembus ke Sugapa, Ibukota Kabupaten Intan Jaya, pasca pembakaran Polsek Sugapa yang diduga dilakukan masyarakat setempat sabtu kemarin (28/08). Ini karena ketiadaan maskapai penerbangan yang melayani rute ke wilayah tersebut.

Hal ini dibenarkan oleh Kapolres Paniai, AKBP Leo Nabu. Menurut AKBP Leo Nabire, pihaknya diperkirakan baru tiba di lokasi senin esok (29/08) bersama Wakapolda Papua, Brigjen Pol Rudolf Rodja dan Tim dari Polda.

Sehari sebelumnya, Polsek Sugapa diduga dibakar oleh masyarakat setempat, pasca dugaan penembakan terhadap Otianus Sondegau, pelajar 15 tahun. Jenasah Otianus sempat diarak ke Polsek Sugapa oleh lebih dari 200-an orang yang kebanyakan diikuti oleh kaum perempuan.

(Baca : Massa Bakar Mapolsek Sugapa Akibat Penembakan Salah Seorang Warga, Jaringan Komunikasi Ikut Terputus)

Penembakan yang diduga oleh oknum polisi dilakukan pasca adanya pemalakan yang dilakukan oleh 3 pemuda yang dipengaruhi oleh minuman keras di pertigaan Jalan Pasar Sugapa. Para pemuda itu, memalak sejumlah masyarakat dengan menggunakan parang. Kebetulan salah satu pengguna jalan yang dipalak adalah oknum Brimob yang lewat didaerah itu.

Informasi yang beredar menyebutkan oknum Brimob itu sempat memukul korban dan melakukan penembakan.

[Nabire.Net]

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar

  • arden
    7 Februari, 2021 23:05 pada 23:05

    jangan cepat menyalahkan warga. info ini kan baru keterangan sepihak. sedangkan dari pihak warganya kita belum dengar versi mereka seperti apa. warga tidak akan ngamuk jika tidak ada sesuatu alasan kuat yang membuat mereka marah besar.

  • Arr
    31 Agustus, 2016 18:33 pada 18:33

    Jangan salahkan aparat. Salah sendiri ko mabok trus pi malak orang. Malak aparat lee dg parang.bisa sa klw tdk di tembak nah itu brimob yg mati di potong dg parang.

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.