PT Pertamina (Persero) menurunkan harga Bahan Bakar Minyak Umum jenis Pertamax pada kisaran Rp 200-Rp 300 per liter untuk daerah luar Pulau Jawa. Perubahan harga terhitung mulai pukul 00.00 WIB tanggal 15 Agustus 2016.
Vice President Corporate Communication Pertamina Wianda Pusponegoro mengatakan, perubahan harga merupakan aksi korporasi Pertamina menyikapi fluktuasi harga minyak internasional dan kurs rupiah terhadap dolar AS.
Lebih spesial lagi, penurunan harga tersebut akan dirasakan manfaatnya oleh warga negara di luar Pulau Jawa menjelang HUT Kemerdekaan ke-71 RI.
Pertamina menurunkan harga Pertamax di wilayah Papua Barat Pertamax ditetapkan seharga Rp 10.350 per liter, dari sebelumnya Rp 10.650 per liter.
Untuk Provinsi Papua Papua harga Pertamax Rp. 9.850 per liter, harga Pertamax Plus Rp. 15.100 per liter, harga Pertamina Dex Rp. 15.200 per liter, harga Dexlite Rp. 6.600 per liter, dan harga Premium Rp.7.100 per liter.
Lebih lanjut Wianda menyatakan, untuk mengantisipasi peningkatan konsumsi, Pertamina akan secara ketat memantau ketersediaan stok BBM Umum tersebut di tingkat SPBU. Pertamina, katanya, akan terus mengupayakan untuk memberi pelayanan terbaik kepada masyarakat dan memastikan tidak akan ada kekosongan produk di SPBU.
Wianda menambahkan, untuk informasi dan keluhan pelanggan dapat menghubungi contact center Pertamina di pcc@pertamina.com dan atau 1 500 000.
Tinggalkan Komentar