Kapolda Papua Irjen Pol Yotje Mende akan menindak tegas oknum-oknum yang bermain di balik peristiwa di Enarotali, Paniai. “Saya akan tindak tegas jika ada gerakan-gerakan yang memperkeruh situasi keamanan di Enarotali, Paniai, pasca peristiwa terjadinya penembakan terhadap warga masyarakat setempat,” kata Kapolda.
Bahkan Kapolda mengatakan, jika ada keterlibatan oknum-oknum dalam kasus ini yang dilakukan tidak sesuai prosedur pengamanan akan dilakukan tidakan. “ Saya akan melakukan tindakan tegas kepada anggota, jika memang melakukan pengamanan tidak sesui prosedur,” ujarnya kepada wartawan usai acara Coffee morning, Selasa (9/12) di Mapolda.
Disinggung apakah kemungkinan ada keterlibatan Kelompok criminal bersenjata (KKB) dalam kejadi di Enarotali, Paniai, Kapolda mengatakan pihaknya masih selidiki. “ Informasi yang masuk, ketika terjadi penyerangan secara memdadak dengan jumlah yang begitu besar sampai dua ratusan warga menyerang Polsek dan Koramil, kemungkinan ada kelompok kriminal bersenjata atau kelompok-kelompok tertentu yang memanfaatkan situasi agara Papua atau Paniai itu kacau,” ungkapnya.
Dikatakan, Dalam pengamanan Polri sudah memiliki ketentuan dalam Pertaturan Kapolri nomor 1 tahun 2009 dan Pertaturan Kapolri Nomor 1 tahun 2010 yaitu ketentuan tentang bagaimanan menangani unjuk rasa dan bagaimana menangani tidakan anarkis, misalnya terjadi penyerangan dengan melempar komando, itu sudah ada aturan, pertama tembakan
peringatan, kedua kalau dia menembak sasaran harus terbidik dengan tidak mematikan dan menggunakan peluruh karet, kemudian ada muncul peluru tajam, berti ada kesalahan prosedur.
“ Kalau memang anggota Polri melakukan kesalahan, saya akan tindak tegas karena terjadi kesalahan prosedur,”ujarnya.
Mengenai peluru yang mengenai warga menurut Kapolda , pihaknya akan selidiki awal terjadinya tembakan. ” Itu kita akan selidiki sekarang, karena disana ada TNI ada Polri bahkan ada tembakan mengawali itu kita akan selidiki,” terangnya.
Dikatakan, dirinya telah menurunkan tim ke paniai yang melibatkan Lapfor, tim Inafis untuk menyelidiki kasus yang terjadi, ungtuk itu Kapolda berharap masyarakat khususnya di daerah kejadian untuk sama-sama menjaga keamanan dan ketertiban yang selama ini sudah terjaga sangat baik.
“Permasalahan terjadinya bentrok fisik ini, perlu kita waspadai karena kemungkinan ada oknum-oknum yang sengaja memperkeruh situasi ini, oleh karena itu harapan saya kepada masyarakat di daerah paniai kususnya dan Papua secara menyeluruh,marilah kita jaga papua ini tetap aman,” harapnya.
Tinggalkan Komentar